Showing posts with label Langsa. Show all posts
Showing posts with label Langsa. Show all posts

Wednesday, May 11, 2022

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Aceh Utara Diboyong Satresnarkoba Polres Langsa

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Aceh Utara Diboyong Satresnarkoba Polres Langsa

RILIS
.NET, Langsa -
Karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu, warga Aceh Utara diboyong oleh Satresnarkoba Polres Langsa, Rabu (11/5/2022).

Tersangka ND (23) ini diketahui sebagai warga Dusun Nek Raja, Desa Cot Murong, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara. Dari tangan tersangka petugas menyita 1.728,60 Gram narkoba jenis sabu.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kasat Narkoba IPTU Imam Aziz Rachman STK SIK menerangkan pelaku diamankan Rabu (27/4/2022), sekitar pukul 23.00 WIB. tepatnya di Desa Buket Panjang II Kec. Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.

"Saat dilakukan pemeriksaan di dalam tas ransel miliknya ditemukan 2 (dua) paket besar Sabu dengan berat masing-masing 991,50 Gram dan 737,10 Gram sehingga jika ditotal berat BB Sabu keseluruhannya adalah 1.728,60 Gram," terang Kasat Narkoba.

Kasat menambahkan, Selain 2 paket besar Sabu tersebut, turut diamankan BB lainnya berupa 1 plastik warna merah, 1 tas ransel warna hitam, 1 unit HP merk Vivo warna hitam dan 1 unit HP merk Nokia warna merah, sebut Kasat.

"Berdasarkan pengakuannya bahwa pelaku mendapatkan Sabu tersebut dari temannya yang berinisial F (DPO) di Kabupaten Aceh Utara dengan tujuan untuk dijual di Kota Langsa," kata Kasat Narkoba IPTU Imam Aziz Rachman STK SIK.

Selanjutnya pelaku dan BB dibawa ke Mapolres Langsa guna proses penyidikan lebih lanjut, sedangkan F (DPO) dalam proses penyelidikan Sat Resnarkoba Polres Langsa, tambahnya. (rn/red)

Sunday, May 8, 2022

Warga Aceh Utara Meninggal Dunia di Kolam Renang Langsa

Warga Aceh Utara Meninggal Dunia di Kolam Renang Langsa

RILIS
.NET, Langsa -
M Fiqra Amanda, (22) Warga Gampong Alue Keutapang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, meninggal dunia di kolam renang Mutiara Water Park, Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Sabtu (7/5/2022).

Korban diduga menderita penyakit epilepsi, peristiwa naas itu berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB, di lokasi water park itu.

“Setelah berenang, korban duduk di pinggir kolam renang dengan kedalaman air sekitar lebih kurang 1.1 meter. Saat duduk korban bersebelahan dengan temannya Ibnu Katsir,” sebut Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigor Nusantoro melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Lilik Harwanto, Sabtu.

Kapolsek menambahkan, korban kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan buih, lalu korban terjatuh namun dengan sigap rekan korban menangkap lengan korban. Sehingga, bagian kepala almarhum tidak sampai masuk ke dalam air, hanya sebagian kaki hingga perut yang masuk dalam air.

Kemudian, almarhum diangkat oleh teman-temannya dan dibantu penjaga kolam renang untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa.

Namun takdir berkata lain, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

“Berdasarkan keterangan temannya, korban meninggal karena diduga akibat penyakit yang dideritanya atau karena kelelahan dan bukan karena tenggelam di kolam renang,” sebut Kapolsek. (rn/red)

Saturday, April 30, 2022

KNPI Langsa Gelar Takshow Inspiratif dan Bukber

KNPI Langsa Gelar Takshow Inspiratif dan Bukber

RILIS
.NET, Langsa -
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Langsa mengelar talkshow inspiratif pemuda dan masa depan dibarengi dengan buka puasa bersama di Stroom Cafe Langsa, Sabtu (30/4).

Dalam talkshow inspiratif dihadiri oleh senator Aceh, Dr Ir H Abdullah Puteh MSi yang terlahir dari rahim pemuda Aceh yang inspiratif dan juga tokoh Aceh yang berhasil sebagai senator.

Selain itu juga acara dihadiri oleh Waka Polres Langsa, Kompol Ichsan, Pasie Intel Kodim 0104/Atim, Kapt. Chb Ropingi, Ketua PMI Kota Langsa, Sayid Abdurrahman, Ketua MPI Kota Langsa, Zulfan SH MH, Anggota DPRK Langsa, Maimul Mahdi, Sofyan Hamid, Sekretaris KNPI Kota Langsa, Zarkasyi dan Bendahara, Syahrial serta para pengurus KNPI juga OKP, omawa Unsam dan IAIN Langsa.

Abdullah Puteh dalam kesempatan tersebut menyatakan sesungguhnya KNPI itu terlahir pada tahun 1973, "Karenanya pemuda dan masa depan adalah tak bisa terpisahkan, sebuah janji, sebuah isyarat untuk terus berbuat," Abdullah Puteh yang juga pernah menjadi Ketum KNPI pada tahun 1984-1987.

"13 tahun saya mengenakan baju biru ini dan merupakan sebuah kebanggaan,"ucap Abdullah Puteh yang pernah menjadi Ketum KNPI keempat itu.

Lantas, sang Host Didy, melanjutkan dengan pernyataan Abdullah Puteh bisa melangkah ke pemerintahan itu bagaimana bisa dicapai.

Menurut Abdullah Puteh, awalnya untuk apa menjadi balik ke Aceh tapi saya ingin menutup urat-urat orang Aceh.

Disamping itu juga rekam jejak Abdullah puteh meraih gelar dokter disaat didalam 'hotel prodeo' selama 9 tahun dan dalam 2,5 tahun selesai study doktor, meskipun saat itu harus ada pengawalan dari sipir.

Diceritakannya, pada waktu menjabat gubernur Aceh 2005 intensitas konflik sangat tinggi, dimana saat itu pohon ditimbang diatas jalan, makanya sumbat jalur ke Banda Aceh oleh karena permintaan membeli helikopter sudah menjadi keharusan.

Keinginan beli heli bukan maunya Abdullah Puteh, namun untuk bawa gaji yang berada jauh di pelosok dan banyak hal lain sebagai sebuah transportasi cepat dan sudah ada persetujuan DPRA dengan harga 12,9 M dibayar oleh dana kab/Kota saat itu.

"Intinya saya berbuat untuk orang banyak dan kepentingan banyak orang, persoalan ada salah itu diluar kapasitas saya," ungkapnya lirih.

Sementara itu Ketua KNPI Kota Langsa, Mukhtar, mengatakan bahwa acara talkshow dan buka puasa bersama ini bertujuan menyatukan para pemuda dan juga ajang silaturahmi antara semua kalangan pemuda Langsa.

"KNPI terus berbuat yang terbaik demi kemajuan para pemuda dan Kota Langsa, kiranya KNPI jaya terus serta diakhir Ramadhan ini dan jelang lebaran idul Fitri 1443 H segenap pengurus KNPI memohon maaf lahir dan batin," sebut Mukhtar.

Acara juga diselingi oleh stand up comedy Rizki Ananda. Rizki, juga pembacaan puisi berjudul 'kita sudah tua kawan' oleh Gana dan berkahir acara dengan pembacaan doa oleh Tgk Mudawaly Tasman SPd.I dan buka puasa bersama yang penuh nuansa kekeluargaan. (rn/skm)


Penulis: Sukma MT

Monday, April 25, 2022

Amin for 2024 Buka Puasa Bersama Pemuda Kota Langsa

Amin for 2024 Buka Puasa Bersama Pemuda Kota Langsa

RILIS
.NET, Aceh Timur -
Amin for 2024 bersama pemuda kota Langsa menggelar acara buka puasa bersama Sahabat Aminse yang di laksanakan di sebuah Caffe di Kota Langsa pada Senin (25/04/2022). Acara inipun berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan.

'Acara ini kita balut dalam Silaturahmi dan Buka Bersama Sahabat Aminse dan bertujuan untuk menyatukan persepsi pemuda khususnya serta masyarakat umumnya untuk tujuan kedepan yang lebih berguna bagi Kota Langsa," Kata Amin.

Aminse yang merupakan Direktur Idina Motor dan juga supliyer becak motor VIAR di Kota Langsa yang turut didampingi Ketua Sahabat Aminse Hamid Ilham juga menyebutkan, ini adalah tahap awal untuk melakukan kerja politik kedepan dengan mengajarkan pemuda bagaimana berbisnis yang handal dan menguntungkan dengan tanpa modal sekalipun.

"Program ini sebenarnya adalah representasi dari ide Ketua Aminse yang memang hampir 20 tahun bergelut di dunia bisnis, jadi kita coba memberikan pemahaman kepada pemuda dan masyarakat kota Langsa agar lebih mandiri, jadi bisa mengurangi pengangguran kerja dikota langsa dan juga Aceh," sebut Hamid.

"Pada acara silaturahmi ini mengharapkan kepada para seluruh tim untuk dapat bekerja maksimal dengan ide-ide positif bagi kerja keumatan dan terciptanya masyarakat Kota Langsa yang adil dan makmur," tambah Amin yang juga Ketua KNPI Kota Langsa. (rn/red)


Kontributor Langsa: Sukma MT

Friday, April 22, 2022

Illegal Logging Marak, Warga Langsa Sita Boat dan Kayu Bakau dari Pelaku

Illegal Logging Marak, Warga Langsa Sita Boat dan Kayu Bakau dari Pelaku

Foto: Ratusan batang kayu bakau yang disita warga Simpang Lhee, Langsa Barat
RILIS
.NET, Langsa - 
Maraknya aksi Illegal Logging belakangan ini, membuat sejumlah masyarakat Simpang Lhee resah, karena selain merusak lingkungan penebangan kayu bakau juga dapat terjadinya abrasi.

Baru-baru ini, warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa mengamankan sejumlah barang bukti milik pelaku penebangan kayu bakau yang ada di kawasan hutan mangrove Gampong Simpang Lhee.

Selain menyita tiga unit Boat kecil, warga juga turut mengamankan 1 unit sampan, 8 buah kampak dan 250 batang pohon bakau yang telah ditumbangkan.

Semua itu diamankan masyarakat Gampong Simpang Lhee Kecamatan Langsa Barat Pemko Langsa sebagai barang bukti pada Kamis (21/4/2022) kemarin.

Kapolres Langsa Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kapolsek Langsa Barat AKP Lilik Harwanto SH menjelaskan, pada hari Kamis kemarin sekira pukul 14.30 WIB, telah diamankan pelaku penebangan dan pencurian kayu bakau oleh masyarakat Gampong Simpang Lhee di kawasan hutan mangrove.

"Menurut keterangan yang kita terima, pelaku YM (34) mereka telah menjual kayu bakau tersebut kepada Zl warga Simpang Lhee seharga Rp 700 ribu rupiah, untuk 600 batang kayu bakau yang akan diangkut dengan 6 unit Boat kecil," sebut Kapolsek Langsa Barat kepada RILIS.NET, Jumat (22/4/2022).

Kemudian tambah Lilik, kayu bakau tersebut akan dibawa ke Gampong Birem Rayeuk Kecamatan Birem Bayeun, namun pada saat sedang memotong dan memuat kayu bakau ke dalam boat, pelaku penebang kayu didatangi oleh sejumlah masyarakat Gampong Simpang Lhee sekira pukul 14.00 WIB.

"Dengan bersitegang antara pelaku dan masyarakat Gampong Simpang Lhee, akhirnya salah satu warga menghubungi Polsek Langsa Barat dengan membawa Barang bukti yang telah diamankan oleh masyarakat Simpang Lhee ke Polsek Langsa Barat," tambahnya.

Adapun masyarakat yang terlibat melakukan penebangan kayu tersebut sambung Kapolsek, yakni YM (34) warga Sungai Pauh Tanjung Kota Langsa, MI (19) warga Gampong Birem Rayeuk Aceh Timur, serta SP (20) warga Gampong Birem Rayeuk, Aceh Timur.

Selanjutnya SL (47) warga Gampong Matang Cincin, Manyak Payed, Aceh Tamiang, DM (40) warga Birem Rayeuk, dan EW (39) warga Birem Rayeuk KecamatanbBirem Bayeun, Aceh Timur.

"Untuk saat ini kasus tersebut masi dalam penyelidikan Polsek Langsa Barat," sebut Lilik Harwanto. (rn/red)


Penulis: Redaksi
Editor: Mahyuddin
7 Kandidat Keuchik Matang Seulimeng Langsa Ambil Nomor Urut, Rata-rata Diisi Anak Muda

7 Kandidat Keuchik Matang Seulimeng Langsa Ambil Nomor Urut, Rata-rata Diisi Anak Muda

RILIS
.NET, Langsa -
Sebanyak 7 orang kandidat Keuchik di Desa Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat mengambil nomor urut di aula kantor Keuchik setempat pada Kamis (21/4/2022), malam. Adapun calon Keuchik kali ini hampir 50 persen diisi oleh anak muda.

Saat proses pengambilan nomor urut Calon Keuchik itu turut disaksikan oleh Babinkamtibmas dan Babinsa yang ikut mendampingi proses pengambilan nomor urutan calon pemimpin di tingkat Desa.

Hasilnya, masing-masing yang akan mengikuti kompetisi sebagai Keuchik yakni, nomor urut 1 Jufriadi, 2 Nurdin Abubakar, 3 Maulana Zakaria, 4 Bukhari Kasem, 5 Muhammad Rizal, serta 6 M Yahya Zuned dan 7 Ahkyar SE.

Salah seoraang kandidat yang ditemui media ini, Akhyar SE mengatakan, ia mengaku sangat beruntung mendapat nomor urut 7.

"Ini seperti keinginan saya.
Karena nomor 7 ini ibarat nomor punggung sang bintang sepak bola dunia Ronaldo, jadi saya berharap dengan nomor ini dapat bersinar dan jadi yang terbaik saat pemilihan Keuchik kedepannya,' kata Akhyar.

Sementara itu, ketua panitia pemilihan Keuchik Fadhil Masri yang didampingi Pj. Keuchik Matang Seulimeng Mursalin mengatakan, setelah ini akan dilaksanakan penempelan foto semua kandidat dari tanggal 22-30 April 2022.

"Ini sebagai salah satu syarat untuk mendapat sanggahan bagi masyarakat," sebut Fadhil Masri pada Kamis malam.

Kemudian sambungnya, pada 4 Mei mendatang akan dilakukan penetapan jumlah DPT, dan kampanye dimulai pada 15 hingga 21 Mei, sebelum dilaksanakannya pemilihan Keuchik Langsung pada hari Selasa 24 Mei 2022.

"Agenda ini sesuai dengan SK Walikota Langsa nomor 160/141/2022 tentang Jadwal Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Geuchik Serentak Dalam Wilayah Kota Langsa Tahun 2022", sebut Fadhil. (rn/smt)


Penulis: Sukma MT
Editor: Mahyuddin

Thursday, April 21, 2022

Aparatur Desa Buket Meutuah di Langsa Dianiaya OTK

Aparatur Desa Buket Meutuah di Langsa Dianiaya OTK

Ilustrasi
RILIS
.NET, Langsa -
Beredar kabar, Aparatur Desa yang menjabat sebagai Kaur Keuangan di Desa Buket Meutuah, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa dianiaya oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (20/4/2022).

Korban adalah Yuliana (40). Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, saat kejadian korban sedang duduk bersama anaknya menghadap ke TV di ruangan rumahnya.

Namun secara tiba-tiba datang seorang pria dari arah pintu yang dibelakangnya. Pria itu memakai jaket jamper dan juga masker untuk menutupi wajahnya.

"Pria tersebut langsung menutup kepala korban dan memukuli korban kemudian juga menutup mulut korban dengan menggunakan sebuah kain," sebut Kapolsek Langsa Timur Ipda Surya Dharma.

Saat itu, korban sempat meronta dan berteriak minta tolong, sehingga sipelaku melarikan diri.

Teriakan korban juga terdengar oleh warga lainnya dan melaporkan kepada Kepala Desa setempat, serta membawa korban ke Puskesmas Langsa Timur.

"Akibat kejadian itu korban mengalami luka robek dibagian bibir bawah sebelah kanan," ujar Kapolsek Langsa Timur. (rn/rd)

Wednesday, April 20, 2022

Edar Sabu ,Tiga Orang Pelaku Diringkus Satnarkoba Polres Langsa

Edar Sabu ,Tiga Orang Pelaku Diringkus Satnarkoba Polres Langsa

Pelaku dan BB saat ditangkap (Foto: Humas Polres Langsa)
RILIS
.NET, Langsa -
Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa kembali meringkus tiga orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu, Rabu (20/4/2022).

Ketiga pelaku yang diringkus masing-masing berinisial MR (44) warga Dusun Satria Gampong Sungai Pauh, AR (24) warga Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat. Serta MN (41) warga Gampong Blang Seunibong, Langsa Kota.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kasat Narkoba IPTU Imam Aziz Rachman STK SIK mengatakan, pelaku diamankan pada Rabu (13/4/2022) lalu, sekitar pukul 19.00 WIB. di depan sebuah rumah, Gampong PB Seulemak, Kecamatan Langsa Baro.

"Pelaku ini kita ringkus karena ada laporan dari masyarakat, ada transaksi jual beli narkotika jenis Sabu," kata Kasat Narkoba.

Kemudian sambung Kasat, personil unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 3 orang laki-laki yang diduga sedang melakukan transaksi jual beli Narkotika jenis Sabu.

Ketiga pelaku saat digeledah ditemukan Barang-bukti 1 paket sedang Sabu dengan berat 25,93 Gram, 1 tas warna hitam, 1 gunting, 1 unit HP merk Nokia warna biru 1 unit HP merk Samsung warna hitam, unit HP merk Realme warna biru dan 1 unit Sepmor merk Honda Beat warna putih.

"Kini ketiga pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Langsa guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," terang Kasat. (rn/red)

Monday, April 18, 2022

Simpan 1.530 Liter Solar Bersubsidi Tanpa Izin, Warga Langsa Diringkus Polisi

Simpan 1.530 Liter Solar Bersubsidi Tanpa Izin, Warga Langsa Diringkus Polisi

RILIS
.NET, Langsa -
S alias Bembeng warga Alue Dua Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa diamankan oleh Satuan Satreskrim Polres Langsa karena kedapatan menyimpan 1.530 liter minyak solar bersubsidi yang diduga tanpa izin.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kasat Reskrim Iptu Krisna Nanda Aufa STrk MH mengatakan, sebelumnya pada Minggu (27/4/2022), sekitar pukul 14.00 WIB, anggota Unit Tipidter Polres Langsa mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Gampong Alue Dua Bakaran Batee ada penyimpanan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi.
"Selanjutnya dilakukan pengecekan di dalam rumah yang menjadi target dan ditemukan barang bukti sebanyak 1 drum yang berisikan minyak bersubsidi jenis solar dengan jumlah 200 liter, 38 buah jerigen ukuran 35 liter yang berisikan minyak bersubsidi jenis solar, serta 2 buah drum kosong," sebut Kasat Reskrim Iptu Krisna Nanda Aufa STrk MH.

Tak hanya mengamankan sejumlah barang bukti, polisi juga turut mengamankan pelaku dalam penggrebekan itu.

"Karena pelaku tidak ada dilengkapi dengan surat izin, maka pelaku diamankan di Mapolres Langsa guna pengusutan lebih lanjut," pungkas Kasatreskrim. (rn/red)
Ekowisata Mangrove Kota Langsa Menuju Kancah Dunia

Ekowisata Mangrove Kota Langsa Menuju Kancah Dunia

Ayudhia dan Sandiaga Uno (Foto: Doc.RILIS.NET)
RILIS.NET, Langsa - Guna terlaksananya kongres besar seluruh Indonesia tentang pengelolaan kawasan ekowisata mangrove, sangatlah perlu dibuat organisasi ataupun komunitas dibidang tersebut.

Demikian disampaikan Ayudhia yang akrab disapa Yana kepada awak media, Minggu (17/4/2022), di salah satu Cafe di Langsa.

Gagasan untuk membuat kegiatan kongres besar seluruh Indonesia ini telah disampaikan Yana kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat berkunjung dan meresmikan tower di kawasan ekowisata mangrove Kuala Langsa, Jum'at (15/4/22) kemarin.

"Apa yang kita usulkan kepada bapak Menparekraf langsung mendapat respon sehingga dalam pidato beliau langsung menunjuk Walikota Langsa, Usman Abdullah sebagai Ketua Komunitas Pengelola Kawasan Ekowisata Mangrove seluruh Indonesia," ungkap Yana yang merupakan pengelola kawasan ekowisata mangrove di Langsa

Lanjut Yana, Ekowisata Mangrove Forest Park adalah ekowisata terpopuler se-Indonesia versi API 2019 sehingga tempat tersebut sudah menjadi barometer ataupun study banding dari daerah lain di seluruh Indonesia.

"Jadi, untuk mempertahankan predikat tersebut perlunya inovasi-inovasi serta dukungan dari seluruh elemen dan lapisan masyarakat," ujar wanita yang dikenal supel dan ramah itu.

Menurutnya, pembangunan kawasan ekowisata mangrove di Kuala Langsa ini telah berhasil menciptakan lapangan kerja dan menjadi salah satu penghasil daerah. Karenanya, pihaknya akan terus berupaya memberikan inovasi-inovasi terbaik guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah.

"Maka untuk segera merealisasikan program yang kita inginkan, Menparekraf menyarankan agar gunakan motto beliau yaitu '3G', Garcep (Gerak cepat), Geber (Gerak bersama) dan Gaspol (Galang semua potensi dalam ciptakan lapangan kerja dan bangkitkan ekonomi)," papar Yana.

"Kami juga berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan semua pihak agar program ini dapat terlaksana dengan baik sehingga kawasan ekowisata mangrove di Kota Langsa bisa dikenal di seluruh Indonesia dan dunia," tandas Yana.


Penulis: Sukma MT

Monday, April 11, 2022

Tolak Wacana Presiden Tiga Periode, Ratusan Mahasiswa Demo di DPRK Langsa

Tolak Wacana Presiden Tiga Periode, Ratusan Mahasiswa Demo di DPRK Langsa

RILIS.NET, Langsa - Menolak wacana Presiden tiga periode, ratusan mahasiswa di Kota Langsa menggelar unjukrasa di gedung DPRK setempat, Senin (11/4/2022).

Aksi para mahasiswa tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian Resort Langsa. Para Pengunjukrasa sambil membentangkan spanduk itu juga menguasai ruang sidang DPRK setempat.

Dalam orasinya, para mahasiswa ini juga turut mengutarakan rasa kekecewaannya kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), atas kenaikan sejumlah bahan pangan sampai ke BBM.

Para Pengunjukrasa dalam tuntutan nya menolak kenaikan PPN, tolak penundaan pemilu dan menolak presiden 3 periode. 

Selain diikuti oleh HMI Komisariat sekawasan Cabang, yang berasal dari Komisariat FKIP, Ekonomi, Teknik, Hukum, Pertanian dari Unsam Langsa, dalam aksi ini juga diikuti oleh mahasiswa FTIK, Usuluddin dan Dakwah, Syariah, FEBI berasal dari Kampus IAIN Langsa. 

Turut hadir dari kelompok Aliansi Mahasiswa Kota Langsa (AMKA) terdiri dari Gabungan Pema Unsam, Pema IAIN, BEM Akper Depkes, BEM STikes CND dan YDBU.

Sedangkan kelompok lainnya yang mengikuti Unjukrasa ini yaitu kelompok yang menamakan dirinya Perjuangan Rakyat (P.E.R.A.K). Mereka terdiri dari gabungan organisasi eksternal kampus yakni Aliansi Rakyat merdeka, Himperaga, SEMMI Kota Langsa, KAMMI Kota Langsa, PMII Langsa, HIMMAH Langsa, FOPKRA, Alaska dan Ikatan mahasiswa dan pelajar Serbajadi (IPMS) Kota Langsa. (rn/red)


Penulis: Redaksi
Editor: Mahyuddin

Sunday, April 3, 2022

Diduga Terlibat dalam Peredaran Sabu, Dua Pemuda Langsa Ditangkap

Diduga Terlibat dalam Peredaran Sabu, Dua Pemuda Langsa Ditangkap

RILIS
.NET, Langsa -
Dua Pemuda asal Desa Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa kembali ditangkap oleh Unit Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Langsa karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu.

Kedua tersangka ditangkap di pinggir jalan Gampong Sungai Lueng, Langsa Timur pada Sabtu (2/4/2022), kemarin.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, melalui Kasat Narkoba Iptu Imam Aziz Rachmat STK SIK kepada RILIS.NET mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap yakni AS (25) dan AJG (21), keduanya tercatat sebagai warga Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur.

"Saat dilakukan pemeriksaan pada kedua tersangka ditemukan Barang-bukti berupa dua paket Sabu," sebut Imam Aziz Rachmat, Minggu (3/4/2022).

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga turut mengamankan BB berupa 2 paket Sabu dengan berat keseluruhan 0,30 Gram, 1 kertas timah rokok, 1 unit HP merk Oppo warna putih, serta 1 unit Sepmor merk Yamaha Vixion warna hitam, No Pol BL 5815 FM.

Selanjutnya kedua tersangka dan BB dibawa ke Mapolres Langsa guna dlakukan proses penyidikan lebih lanjut. (rn/red)

Monday, March 28, 2022

Forum Pengusaha Kuliner Kota Langsa Dikukuhkan

Forum Pengusaha Kuliner Kota Langsa Dikukuhkan

RILIS.NET, Langsa - Para pengusaha kuliner yang tergabung dalam Forum Pengusaha Kuliner (FPK) Kota Langsa dikukuhkan pada Minggu, (27/3/2022) malam.

Pengukuhan FPK ini dilakukan oleh Benjamin S atau yang akrab disapa Om Ucok, selaku Dewan Pendiri yang digelar di Stroom Caffee.

Pengukuhan ini berdasarkan SK Dewan Pendiri nomor 003/SK/FPK-Lgs/III/2022. Pada pengukuhan ini juga telah ditetapkan Dewan Pengurus FPK Kota Langsa periode 2022-2025.

Adapun yang didapuk sebagai Ketua yaitu Sukri Asma, Wakil Ketua Agus Setiawan, Sekretaris Hendra Yusli dan Bendahara yakni HM Yusuf Adam.

Sukri Asma selaku Ketua Dewan Pengurus FPK dalam sambutannya mengatakan, bahwa forum ini sebenarnya sudah lama ada, namun karena sesuatu hal dan kondisional maka baru hari ini di kukuhkan.

"Banyaknya usaha kuliner di Kota Langsa yang sudah mencapai ratusan, maka sudah menciptakan lapangan kerja bagi lebih seribu orang pekerja, baik dari Kota Langsa maupun daerah sekitarnya,' sebut Sukri Asma.

Target terbentuknya forum ini tambah Sukri, selain untuk saling mendukung sesama pengusaha kuliner dalam memajukan usahanya, juga untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah, sehingga mampu meningkatkan PAD Kota Langsa, khususnya dari Pajak Parkir dan Services Tax.

"Pemko Langsa juga diharapkan dapat mendukung para pengusaha kuliner khususnya terkait aturan-aturan yg membuat kemajuan perekonomian para pengusaha kuliner dan masyarakat, yang tujuannya adalah terciptanya Kota Langsa menuju Smart City," harap Sukri.

Sementara itu, Asisten II Pemko Langsa Ali Musafa, yang mewakili Walikota Langsa mengatakan, Pemko Langsa sangat mengapresiasi dan mendukung penuh atas terbentuknya FPK Kota Langsa.

"Pemko Langsa mengharapkan dengan hadirnya forum ini dapat mewujudkan Langsa sebagai Kota Jasa menuju Smart City, karena tema yang dibawa dari pengukuhan FPK sangat selaras dengan visi misi dan qanun Kota Langsa khususnya dari Services Tax," sebutnya.

Sebelumnya, Agus setiawan atau yang sering disapa Agus Mandor selaku Ketua Panitia pada pengujuh itu turut mengucapkan terima kasih kepada para senior dan juga pengusaha kuliner di Kota Langsa yang sudah menyatukan ide untuk membentuk Forum ini.

"Alhamdulillah sudah ada 20 pengusaha kuliner yang bergabung, dan kedepannya setelah pengukuhan ini akan banyak lagi yang akan bergabung sesuai dengan formulir pendaftaran yang diterima Pengurus," sebut Agus.

Dalam acara tersebut, FPK Kota Langsa memberikan Piagam Penghargaan kepada 3 Pengusaha Kuliner yang sudah sangat berjasa menampilkan kreasi, khusus dalam usahanya yang sudah lebih dari 15 tahun, bahkan sampai 50 tahun tetap bertahan di kota Langsa, seperti RM Asia Baru yg menyuguhkan masakan tradisional, begitu juga Kedai Kopi Segar yang menyuguhkan khas warkop tradisional serta Stroom Cafe yang menjadi ikon cafetaria dengan suguhan musik Akustik. (rn/skm)

Penulis: Sukma MT
Editor: Mahyud

Wednesday, March 23, 2022

Seorang IRT  Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri di Langsa

Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri di Langsa

Ilustrasi
RILIS.NET, Langsa - Nurhayati (52) Ibu Rumah Tangga (IRT) ini ditemukan meninggal dunia gantung, di Gampong Paya Bujok Teungoh, Langsa Kota, korban diduga gantung diri pada Rabu (23/3/2022).

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kapolsek Langsa Barat Iptu Lilik Harwanto SH mengatakan, korban warga Dusun Dua Rupa, Gampong Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara.

"Berdasarkan keterangan dari anak korban Mardiana binti Abdul Hamid (26), sekira pukul 06.00 WIB korban masih ada di tempat tidur, dan sekira pukul 07.30 WIB korban sudah tidak ada di tempat tidur, dan saksi melihat korban sudah tergantung di samping kandang kambing," terang Lilik Harwanto.

Kapolsek Langsa Barat juga menbahkan, korban selama ini menderita penyakit pengkapuran dan penyempitan tulang yang sudah di deritanya selama bertahun-tahun. Dan korban juga selama ini sering mengatakan ingin melakukan bunuh diri kepada keluarganya.

Pelaku diduga depresi karena masalah dengan penyakit yang dideritanya sehingga nekat mencoba mengakhiri hidupnya

"Tidak menutup kemungkinan penyebab terjadi permasalahan adalah faktor penyakit yang berkepanjangan," tambah Kapolsek.

Korban bertempat tinggal di Gampong Cot Girek, Aceh utara, korban ke langsa dalam rangka untuk berobat dan tinggal di rumah orang tuanya Dusun Tunong GP Paya Bujok Teungoh, Kecamatan Langsa Barat, sebut Kapolsek.

Sementara itu saat tim inavis dari Polres Langsa yang tiba di lokasi kejadian, jenazah korban sudah di turunkan oleh pihak keluarga dari gantungan.

"Pihak keluarga tidak berkenan untuk di lakukannya otopsi, dan menerima dengan iklhas atas kejadian ini," tambajnya.

Sementara pihak Kepolisian setempat juga telah melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan sejumlah Barang bukti terkait dengan peristiwa itu. (rn/red)
DAK Integrasi 2022 Batal, HMI Tuding Pemko Langsa dan DPRK Tidak Harmonis.

DAK Integrasi 2022 Batal, HMI Tuding Pemko Langsa dan DPRK Tidak Harmonis.

Ketua Umum Himpun Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa, Amiruddin (Foto: Ist)
RILIS
.NET, Langsa -
Ketua Umum Himpun Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa, Amiruddin meminta Pemko Langsa dan DPRK harus membangun komunikasi yang harmonis, apalagi terkait dengan anggaran yang diperuntukan bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Amiruddin berkaitan dengan kegaduhan yang terjadi akibat batalnya Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi tahun 2022 Kota Langsa, yang membuat Pemko dan DPRK Langsa ribut serta saling menyalahkan karena keterlambatan proses Rekomendasi hibah tanah.

"Masyarakat daerah aliran sungai (DAS) sangat membutuhkan rumah layak huni yang dapat ditempati, maka dalam hal ini pihak Eksekutif dan Legislatif harus bertanggung jawab dan segera merelokasi semua masyarakat daerah aliran sungai," harapnya.

Ketua Umum HMI yang menaungi tiga wilayah yakni Langsa Aceh Timur dan Aceh Tamiang ini juga menuturkan, Pemko dan DPRK Langsa harus duduk bersama dalam membangun Kota Langsa.

"Mari bangun komunikasi yang harmonis agar tidak terjadi kerugian bagi masyarakat," harap Amiruddin, Rabu (22/3/2022).

Masih menurut Amiruddin, Walikota Langsa Usman Abdullah pernah berujar kalau memang DPRK Langsa mau membela kepentingan masyarakat, segala upaya bisa dilakukan untuk mempercepat proses administrasi Rekomendasi Surat Hibah Tanah, namun hal itu tidak dilakukan.

Surat rekomendasi ini adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk dikirim melalui Aplikasi Krisna yang digunakan Kementrian untuk pengusulan DAK, sebut Walikota Langsa.

Sementara itu, Jefri Sentana selaku Wakil Ketua Komisi III DPRK Langsa menyebutkan, bantuan rumah kepada masyarakat DAS sudah dimulai tahun 2020 dan seharusnya urusan Sertifikat Hak Milik (SHM)sudah selesai.

Namun diduga ada kesalahan administrasi serta kelalaian dari internal Pemko Langsa, kemudian pada Januari 2021, Pemko Langsa mendapatkan kembali DAK Integrasi dan telah diberitahukan Kementrian PUPR untuk segera menyiapkan SHM agar program tersebut dapat segera dikuncurkan.

"Namun DPRK baru menerima surat persetujuan Rekomendasi dari Pemko Langsa pada tanggal 09 November 2021, jadi selama 10 bulan itu Walikota dan jajarannya kemana saja," kritik Jefri. (rn/Sukma MT)

Tuesday, March 22, 2022

Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Dua Pemuda Langsa Diringkus Polisi

Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Dua Pemuda Langsa Diringkus Polisi

RILIS.NET, Langsa  - Unit Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa meringkus dua pemuda karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu.

Kedua pemuda itu masing-msang FA (25) warga Paya Bujok Seulemak, Langsa Baro, dan FS (23), warga Gampong Pondok Kemuning, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa. Keduanya ditangkap pada Senin (21/3/2022) kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kasat Narkoba Iptu Imam Aziz Rachmat STK SIK mengatakan, Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa menangkap kedua tersangka didepan kantor PMI Gamponng BTN Seuriget Kecamatan Langsa Barat.

"Saat dilakukan pemeriksaan pada tersangka FA ditemukan Barang-bukti berupa dua paket Sabu yang diakui adalah milik keduanya. Selanjutnya kedua orang tersangka dan BB dibawa ke Mapolres guna proses penyidikan lebih lanjut," sebut Kasat Narkoba Iptu Imam Aziz Rachmat STK SIK kepada RILIS.NET, Selasa (22/3/2022).

Selain menangkap kedua tersangka tambah Imam Aziz Rachmat, pihaknya juga turut mengamankan sejumlah Barang-bukti diantaranya, 2 paket Sabu dengan berat keseluruhan 0,33 Gram, 1 kotak rokok merk Surya warna coklat.

Selain itu, juga turut diamankan unit HP merk Vivo warna biru, 1 unit HP merk Samsung warna hitam, serta 1 unit HP merk Oppo warna merah, 1 unit Sepmor merk Honda Supra X warna hitam, No Pol BL 6398 FE, dan 1 unit Sepmor merk Honda Vario warna abu-abu, dengan No Pol BL 6368 AP. (rn/red)

Wednesday, March 16, 2022

Polres Langsa Cek Ketersediaan Minyak Goreng di Sejumlah Toko Swalayan dan Pasar

Polres Langsa Cek Ketersediaan Minyak Goreng di Sejumlah Toko Swalayan dan Pasar

Polres Langsa Cek Kesediaan Minyak Goreng di Pasaran (Foto: Humas Polres Langsa)
RILIS
.NET, Langsa - 
Polres Langsa dan Diskoporindag, mengecek ketersediaan minyak goreng di toko swalayan dan pasar kota Langsa, Rabu 16 Maret 2022.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi minyak goreng kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim Iptu Krisna Nanda Aufa STrk MH didampingi Kabid Perdagangan dari Disperindag, Dewi Eka Wati.

Petugas mendatangi sejumlah Toko Swalayan dan Pasar yang ada di sejumlah lokasi di Kota Langsa.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai tindak lanjut perintah Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengenai pengawasan ketersediaan minyak Goreng bersama Kementerian Perdagangan,” jelas Kasat Reskrim.

Dari hasil pengecekan di beberapa Toko Swalayan dan Pasar yang ada di sejumlah kota Langsa untuk harganya, Rp 14.000 per liter. Sudah sesuai harga eceran tertinggi (HET) juga Rp 14.000 per liter.

Kasat Reskrim menegaskan, dari stok yang ada tersebut, ketersediaan minyak goreng di seluruh toko di wilayah kota Langsa masih aman. Sehingga tidak terjadi kelangkaan minyak di tingkat konsumen.

“Kita juga akan melakukan pengawasan dan pengecekan di toko-toko tradisional, mini market dan pusat perbelanjaan agar tidak terjadi penimbunan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Dia memastikan, jika ditemukan adanya penyimpangan dalam proses distribusi minyak goreng ini, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Apalagi sampai ada yang berani melakukan penimbunan minyak goreng.

Upaya ini, lanjutnya, untuk mengawasi ketersediaan minyak goreng sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

"Kita akan terus menindaklanjuti perintah Kapolri mengenai pengawasan distribusi minyak goreng kepada masyarakat agar berjalan aman," pungkasnya. (rn/ril)

Tuesday, March 8, 2022

Banjir Lagi, Warga: Walikota Langsa Jangan Bertumpu pada Taman Bunga Saja

Banjir Lagi, Warga: Walikota Langsa Jangan Bertumpu pada Taman Bunga Saja

Kota Langsa Banjir, Selasa (8/3/2022) / Foto: Sukma MT/RILIS.NET)
RILIS.NET, Langsa - Hujan deras yang turun sejak sore menjelang magrib pada Selasa (8/3/2022), mengakibatkan beberapa titik ruas jalan di Kota Langsa terendam banjir hingga mencapai 60 centi meter.

Pantauan Media ini, dibebarapa ruas jalan seperti Jalan Ahmad Yani, Iskandar Muda, Teuku Umar, TM Zein sudah tergenang luapan banjir air hujan. 

Adapun banjir ini diakibatkan drainase yang ada tidak mampu menampung air hujan yang turun sejak sore, seperti terlihat disekitar Lapangan Merdeka yang selalu saja terendam banjir jika turun hujan.

Adi (40), warga Gampong Tengoh, Kecamatan Langsa Kota meminta Walikota Langsa untuk memperhatikan dan membenahi Drainase yang ada khususnya diseputaran Langsa kota.

Karena menurutnya, jika turun hujan lebat walau hanya beberapa jam maka banyak ruas jalan yang ikut terendam. 

Begitu juga dengan warga Blang Seunibong Kecamatan Langsa Kota Murad, ia juga berharap agar Pemko Langsa mempercepat perbaikan sejumlah drainase, sehingga banjir akibat luapan air hujan dapat segera teratasi.

"Walikota Langsa jangan hanya bertumpu pada mempercantik setiap sudut kota dengan taman bunga saja, tapi hal yang terpenting tidak diperhatikan," sebut Murad.

Murad juga menjelaskan, bahwa anggaran perbaikan Drainase dari APBN informasinya sudah turun di tahun ini. "Jadi seharusnya segera diperbaiki drainase yang ada diseputaran Kota Langsa, sehingga Slogan Kota Langsa Selalu Banjir jika hujan turun pun dapat dihilangkan. Sebenarnya kita malu sebagai warga Kota Langsa dengan hal ini," Ketus Murad. (rn/smt)


Penulis: Sukma MT

Editor: Ramadhana

Thursday, February 24, 2022

Masyarakat Aceh Kutuk Yaqut, Elemen Sipil : Dia Lebih Parah Dari Ahok

Masyarakat Aceh Kutuk Yaqut, Elemen Sipil : Dia Lebih Parah Dari Ahok

Direktur Eksekutif LSM Gajah Puteh Sayed (kanan) dan Sukma M Thaher
RILIS
.NET, Langsa -
Masyarakat Aceh, khususnya warga Kota Langsa mengutuk keras pernyataan menteri agama, Yaqut yang telah membandingkan suara adzan dengan gonggongan anjing.

Tak pelak, pernyataan yang dinilai tidak beradab ini telah melukai hati umat muslim sebagai agama mayoritas di Indonesia, terlebih masyarakat Aceh sebagai pemeluk islam yang taat, sebut Direktur Eksekutif LSM Gajah Puteh Sayed, dalam rilis yang diterima media, Kamis (24/2/2022).

Dalam sekejap video pernyataan menteri agama rezim Jokowi ini jadi viral dan trending topic di berbagai media massa dan sosial media di tanah air.

"Bagaimana bisa sebagai seorang menteri agama dengan hinanya dia membandingkan suara adzan yang merupakan panggilan shalat untuk menghadap Allah SWT disamakan dengan gonggongan anjing?, dimana otaknya, ini sudah keterlaluan," ucap Sayed yang merupakan Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Kamis (24/2/2022).

Hendaknya seseorang dalam jabatan sebagai pembantu presiden seperti ini dapat berfikir lebih intelek dan menjaga keberagaman yang ada di negara ini. "Harmonis mana yang mau dijaga, justru dia sebagai menteri agama telah memicu kericuhan yang berpotensi mebangkitkan reaksi ummat untuk turun ke jalan," tambahnya.

Tentu saja sensasi konyol dan pernyataan bedebah seperti ini tak boleh dibiarkan begitu saja, karena hal ini sudah masuk dalam kategori penistaan terhadap agama islam, dan lebih parah dari penistaan yang dilakukan oleh kaum kafir seperti yang lalu.

"Yaqut ini menista islam, dan dia lebih parah dari si Ahok yang non muslim, karena non muslim boleh jadi kurang paham tentang aqidah dan syariat islam, tapi Yaqut .?," ketus Sayed dalam rilis yang diterima media ini pada Kamis.

Sayed juga menilai, bahwa kondisi negeri ini makin tak menentu dan hampir seluruh tatanan kehidupan bagai porak poranda oleh kepentingan segelintir kelompok saja. "Negara ini sudah seperti sandiwara ketoprak humor, udah suka-suka mereka saja, meski rakyat terus sengsara," tambahnya 

Karena kondisi yang makin tak menentu seperti ini, ia menghimbau dan mengajak seluruh elemen sipil untuk bersatu padu menentang dan mengutuk keras sikap tidak beradab oleh Menag ini dengan aksi nyata, dan hingga berujung ke ranah hukum.

Di kesempatan yang sama, Sukma M Thaher, manejer LSM Komunitas Rumoh Aceh, juga mengutuk pernyataan Yaqut karena menurutnya sangat melukai hati umat muslim. 

Pihaknya meminta dan mengajak seluruh elemen sipil di Kota Langsa untuk sama-sama bersatu mengutuk kebiadaban, dan menuntut ke ranah hukum. "Kami juga meminta para stakeholder di Aceh, khususnya para ulama untuk bersikap tegas atas pernyataan Yaqut ini," kata Sukma.

"Jika para pemangku jabatan yang ada di Aceh hanya diam dan tak bergeming, mending ambil stempel lembaga anda dan campak ke tong sampah," cetus Sukma dengan nada geram. (rn/rils)

Wednesday, February 16, 2022

Peran Penting Semua Stakeholder Sukseskan KTR Aceh Timur.

Peran Penting Semua Stakeholder Sukseskan KTR Aceh Timur.

RILIS
.NET, Langsa -
Sosialisasi program KTR (Kawasan Tanpa Rokok) kembali digelar di salah satu Warkop di Kota Langsa, Selasa (22/2/2022) malam. Acara ini mengusung tema 'Sinergitas Lintas Stakeholder dalam Advokasi KTR Aceh Timur'.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Advokasi yang dilakukan oleh The Aceh Institute. "Karena peran kami disini adalah sebagai Mitra untuk membantu Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam advokasi dan sosialisasi program KTR," sebut Direktur The Aceh Institute sebut Dr Fazran Zain.

Dalam materinya Fazran juga menyampaikan bahwa lemahnya Peraturan Bupati (Perbup) karena tidak ada sanksi terhadap pelanggar KTR, sehingga dengan adanya Qanun, maka program ini dapat tercapai dan bebas asap rokok disemua tempat yang sudah ditentukan pemerintah Aceh Timur seperti tertuang dalam Perbup No.33 Tahun 2019.

"Perlu peran penting semua sektor dalam advokasi KTR ini, sehingga masyarakat menjadi sehat karena perubahan itu memang tidak mudah, namun jika kita mulai sekarang maka anak cucu kita kedepannya akan bebas asap rokok," kata Fazran.

Sementara itu, Ketua LSM Gajah Puteh Sayed Zahirsyah Almahdaly selaku mitra lokal dalam diskusi ini berharap dengan Media Briefing ini, sosialisasi KTR bisa sampai ke segala lini masyarakat serta adanya sinergitas antara semua stakeholder dan juga PNS dalam memahami pentingnya KTR, sehingga rogram ini berjalan baik dan dapat memperkecil dampak asap rokok bagi perokok pasif di Aceh Timur

Sementara itu dalam sesi tanya jawab, salah satu wartawan memberikan masukan kepada The Aceh Institute agar bisa disampaikan kepada Pemerintah Aceh, seharusnya peraturan atau Qanun KTR yang sudah dibuat oleh Provinsi Aceh dapat berjalan maksimal sampai ke Kabupaten/kota.

"Seperti Qanun Jinayat dengan berlakunya Aceh sebagai Daerah Syariat Islam sehingga regulasinya jelas dan mudah serta biaya murah.
Kemudian juga di Aceh Timur dapat dibuat Gampong tangguh Bebas Rokok atau Gampong KTR," sarannya.

Sementara Manajer Kemitraan The Aceh Institute dan Dosen FISIP di UIN Ar-Raniry Banda Aceh Muazzinah BSc MPA, selaku moderator pada acara itu menuturkan, banyak generasi muda khususnya pelajar sudah mulai menjadi perokok aktif.

"Maka dengan itu kita dari The Aceh Institute mengharapkan kepada seluruh daerah di Aceh terutama Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Pidie Jaya dan Aceh Selatan untuk dapat segera mungkin membuat Peraturan Pemerintah terkait KTR demi Menyelamatkan Generasi Muda dari dampak negatif rokok, karena dari seluruh Aceh hanya empat daerah ini yang belum ada regulasinya," sebut Muazzinah. (rn/SKM)