Showing posts with label Berita Foto. Show all posts
Showing posts with label Berita Foto. Show all posts

Sunday, April 18, 2021

Berita Foto: Korban Keracunan Gas PT Medco di Aceh Timur

Berita Foto: Korban Keracunan Gas PT Medco di Aceh Timur

RILIS.NET, Aceh Timur - Sebanyak 58 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Dilaporkan mengalami keracunan gas akibat kegiatan flaring (pembakaran gas) oleh Perusahaan PT Medco pada Jumat (9/4/2021) pagi.

Sejumlah korban yang sempat tercium bau busuk dan menyengat itupun mengalami pusing, mual dan muntah-muntah, sehingga terpaksa harus dirawat di Puskesmas Banda Alam bahkan tak sedikit yang terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit dr Zubir Mahmud dan Graha Bunda.

Tak hanya itu, satu orang juga dilaporkan harus dirujuk ke rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh, karena kondisinya yang sangat parah dan pasien tersebut sempat mengeluarkan darah saat muntah.

Berikut Foto-fotonya;














Keterangan: Foto-foto tersebut diambil saat korban dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit pada Jumat (9/4/2021) lalu. Saat ini sejumlah warga yang sempat mendapatkan perawatan medis dilaporkan telah kembali ke tempat tinggalnya masing-masing.

Sunday, November 22, 2020

Mencuri Kotak Amal Masjid di Aceh Timur, Warga Bireun ini Ditangkap

Mencuri Kotak Amal Masjid di Aceh Timur, Warga Bireun ini Ditangkap

Pelaku saat ditahan oleh Polisi
(Foto: For Rilis.Net)
RILIS.NET, Aceh Timur - MB (26) warga Gampong Lhok Awe Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireun, ditangkap oleh warga karena diketahui mencuri kotak amal milik Masjid, di Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, pada Jumat (20/11/2020), sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapolsek Pantee Bidari Iptu Iskandar Wijaya mengatakan, pelaku menjalankan aksi kejahatanya dengan cara merusak kunci pengaman/gembok, namun saat menjalankan aksinya, seorang warga yang melintas di depan Masjid sempat melihat aksi pelaku saat itu.

"Mengetahui aksinya diketahui warga, pelaku berusaha melarikan diri, akan tetapi berhasil diamankan oleh warga yang kemudian menyerahkan terlapor berikut barang bukti ke Polsek Pantee Bidari," kata Iskandar Wijaya.

Mengetahui hal itu, pengurus Masjid merasa keberatan dengan perbuatan pelaku, dari keterangan yang diperoleh, di Masjid tersebut sudah sebanyak enam kali kehilangan kotak amal.
Sejumlah Peralatan Ditemukan dalam Tas Milik Pelaku
"Selanjutnya pengurus Masjid membuat laporan di Polsek Pantee Bidari untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut," tambah Iskandar, Sabtu (21/11/2020) malam.

Adapun barang bukti yang turut diamankan dari pelaku yakni, satu unit sepeda motor Honda Vario tanpa nomor polisi, satu buah kotak amal yang berisi uang tunai sebesar Rp130 ribu rupiah.

Selain itu turut diamankan dari pelaku yaitu, satu buah tas ransel yang berisi enam buah kunci ring pas berbagai ukuran, satu  unit gerinda listrik, satu unit bor listrik, tiga buah pahat besi, dan juga tiga buah tang.

Didalam ta ransel pelaku juga turut ditemukan satu buah kunci Inggris beserta sepasang sarung tangan, satu buah kabel dan juga satu buah gembok. (rn/aqb)

Friday, September 18, 2020

1,8 Juta Guru Honorer Bakal Dapat Bantuan, Skemanya Mirip Subsidi Gaji

1,8 Juta Guru Honorer Bakal Dapat Bantuan, Skemanya Mirip Subsidi Gaji

Ilustrasi/google
RILIS.NET, Jakarat - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah bakal mengeluarkan program baru untuk guru honorer.

Airlangga mengatakan, nantinya pemerintah bakal memberikan bantuan kepada 1,8 juta guru honorer. Skema dari bantuan program kepada guru honorer akan mirip dengan program subsidi gaji yang ditujukan kepada karyawan dengan upah kurang dari Rp 5 juta.

"Ada program untuk guru honorer 1,8 juta, yang nanti dilaksanakan melalui Kemendikbud dengan kebijakan yang sama dengan subsidi gaji," ujar Airlangga dalam video conference, Jumat (18/9/2020).

Saat ini, pegawai honorer juga sudah ada yang mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program subsidi gaji.

Hingga 14 September 2020, subsidi gaji telah disalurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan.

Subsidi sebesar Rp 600.000 per bulan diberikan sejak diluncurkan pada 27 Agustus oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) yang bekerja sama dengan BP Jamsostek.

Tenaga honorer pendidik yang mendapatkan subsidi gaji adalah mereka yang terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek.

Subsidi untuk guru honorer ini adalah bagian dari Program Subsidi Gaji untuk pekerja berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan yang terdaftar aktif di BP Jamsostek, termasuk pekerja non-ASN di kementerian dan lembaga, namun tidak termasuk karyawan BUMN.

Adapun secara keseluruhan hingga 14 September 2020, program subsidi gaji telah tersalurkan sebesar Rp 7 Triliun, atau 17,43 persen dari pagu Rp 37,87 Triliun. Hingga akhir tahun, 15,72 juta pekerja ditargetkan dapat menerima subsidi ini.


Sumber: Kompas

Monday, July 27, 2020

Kasus Corona Melonjak, Malaysia Akan Kembali Lockdown

Kasus Corona Melonjak, Malaysia Akan Kembali Lockdown

Ilustrasi pandemi virus corona di Malaysia. (AP Photo/Vincent Thian)
RILIS.NET, Malaysia - Pemerintah Malaysia berencana menerapkan kembali kebijakan penguncian wilayah atau lockdown jika kasus baru virus corona (Covid-19) melonjak hingga 100 pasien per hari.

Malaysia saat ini tengah berada dalam tahap pemulihan dan sudah tak menerapkan perintah pengawasan pergerakan (MCO) ketat.

Hampir seluruh kegiatan bisnis dan ekonomi telah berjalan kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Namun, pihak berwenang Malaysia kembali mendeteksi lonjakan kasus corona baru dalam beberapa pekan terakhir.

"Jika (kasus corona baru) mencapai tiga digit, kami tidak memiliki pilihan selain menerapkan kembali MCO. Kita lihat," kata Menteri Pertahanan sekaligus Menteri Senior Malaysia Ismail Sabri Yaakob kepada wartawan di Kelantan pada Minggu (26/7/2020).

Dalam empat hari terakhir, Malaysia mencatat hingga 23 kasus corona baru pada Sabtu (25/7), 21 kasus pada Jumat, sembilan kasus pada Kamis, dan 16 kasus pada Rabu.

Penemuan kasus baru ini muncul setelah Kementerian Kesehatan sempat mengumumkan nol kasus corona baru pada 1 Juli lalu untuk pertama kalinya sejak Maret. Ismail mengatakan salah satu faktor kasus Covid-19 baru melonjak adalah bahwa masyarakat sudah lupa terkait ancaman corona dan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

"Ini karena publik sudah lupa apa yang perlu dilakukan ketika pemerintah melonggarkan MCO sehingga jumlah kasus (Corona) mulai meningkat lagi," ujar Ismail.

Malaysia tercatat terakhir kali mendeteksi kasus corona baru hingga lebih dari 100 kasus dalam sehari yakni pada 4 Juni lalu. Saat itu, Malaysia menemukan 277 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam.

"Saya mengerti bahwa jika MCO ditegakkan kembali, itu akan membuat kesulitan bagi semua pihak, termasuk kita yang ingin bekerja dan sebagainya, tetapi langkah itu harus diambil," kata Ismail seperti dilansir the Straits Times.

Malaysia pertama kali menerapkan lockdown pada 18 Maret hingga Juni lalu setelah kasus corona melonjak akibat sebuah acara keagamaan yang diselenggarakan oleh jemaah Tabligh Akbar di sebuah masjid di Petaling.

Sumber:CNN

Saturday, July 18, 2020

Dipulangkan dari Thailand, Enam Nelayan Aceh Timur akan Disambut Anggota DPRA

Dipulangkan dari Thailand, Enam Nelayan Aceh Timur akan Disambut Anggota DPRA

Enam Nelayan Aceh Timur Dipulangkan dari Thailand. (Foto: Ist)
RILIS.NET, Banda Aceh - Sebanyak enam nelayan asal Aceh Timur yang pernah di tahan di negara Thailand akhirnya tiba di Banda Aceh. Keenam nelayan yang masih dibawah umur itu tiba pada Sabtu (18/7/2020) pagi, dengan menggunakan maskapai Lion Air via Bandara  Sultan Iskandar Muda (SIM).

Informasi yang diperoleh RILIS.NET dari Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh asal Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky mengataan, sore ini keenam nelayan asal Aceh Timur itu sedang melakukan perjalanan pulang menuju daerah asal mereka ke Aceh Timur. 

Rencananya keenam remaja asal Aceh Timur itu akan disambut oleh salah seorang Anggota DPRA dari Partai Aceh asal Aceh Timur Iskandar Alfarlaky.

"Saat ini sedang perjalanan pulang ke Aceh Timur, setelah sebelumnya sempat istirahat sejenak setiba dari Bandara. Saya sudah berbicara langsung via Video Call (VC) WhatsApp dengan Sekretaris Panglima Laot Aceh, Bang Miftah Cut Adek, kebetulan saya di Aceh Timur dan menunggu keenam adik-adik kita ini," kata Iskandar Alfarlaky, Sabtu (18/7/2020), sore.

Iskandar juga turut mengucapkan selamat kepada keenam para AKB yang pernah ditahan oleh Pemerintah Thailand itu, dan turut berharap agar para nelayan asal Kuala Idi (Aceh Timur), yang masih ditahan dinegeri gajah putih itu mendapatkan perlakuan yang baik, serta mendapatkan kekonsuleran kepada mereka yang masih ditahan.

"Saya mengucapkan selamat datang kembali di Nanggroe, selamat berkumpul dengan keluarga. Terima kasih atas kerjasama semua pihak yang telah berupaya memulangkan nelayan kita ini. Terutama kepada Kementerian Luar Negeri dan KBRI Bangkok, Pemerintah Aceh, serta Panglima Laot Aceh. Semoga nelayan yang masih ditahan di sana juga mendapat perlakuan yang baik dan mendapat perlindungan kekonsuleran sebagaimana yang selama ini dilakukan," harap Iskandar Alfarlaky. (rn/mk)

Monday, June 15, 2020

Bayi Ditemukan Terbungkus Kain Didepan Rumah Warga Aceh Timur

Bayi Ditemukan Terbungkus Kain Didepan Rumah Warga Aceh Timur

Bayi Perempuan Yang Ditemukan Warga di Gampong Lung Sa (Foto: For RILIS.Net)
RILIS.NET, Aceh Timur - Bayi perempuan yang masih terhitung hari ditemukan terbungkus kain di Dusun Timur Gampong Paya Demam Sa, Kecamatan Pantee Bidari Aceh Timur pada Senin (15/6/2020), sekitar pukul 03.30 WIB.

"Bayi itu ditemukan oleh Muhammad didepan rumah warga bernama Abdullah. Saat ditemukan hanya terbalut selembar kain bermotif batik," kata Kapolsek Pantee Bidari Iptu Iskandar Wijaya.

Sebelumnya kata Kapolsek, tangisan bayi itu pertamakali sembat terdengar oleh Fatmawati (38) warga Desa Lung Sa, pada Senin (15/6/2020) sekitar pukul 03.30 WIB, namun ia mengaku tak berani melihat karena ia merasa takut dan menduga hanya motif saja dari orang jahat yang ingin merampok.

"Dari keterangan Fatmawati, saat itu mendengar suara keributan seorang laki-laki dan perempuan dipinggir jalan gampong tersebut dan tak berselang lama terdengar suara mobil berjalan dari pinggir jalan tersebut dari arah Banda Aceh ke arah Medan," kata Iskandar Wijaya.

Setelah mendapatkan informasi dari Keuchik sekitar pukul 06.25 WIB, sambung Kapolsek, lalu sekitar pukul 06.30 WIB, Kapolsek dan personilnya tiba dilokasi.

"Bayi itu akhirnya dibawa ke UPTD Puskesmas Matang Pudeng untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut," sebut Kapolsek Pantee Bidari Iptu Iskandar Wijaya.

Tuesday, May 12, 2020

Oknum Polisi Nyabu Ditangkap di Langsa

Oknum Polisi Nyabu Ditangkap di Langsa

Tiga Tersangka dan BB (Foto: Ist)
RILIS.NET, Langsa - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Langsa berhasil mengamankan tiga orang tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Satu diantara oknum polisi yang bertugas di jajaran Polres Aceh Timur.
Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kasat Narkoba Iptu Wijaya Yudi Stira Putra menjelaskan. Ketiga tersangka ditangkap personil Unit Reskrim Polsek Langsa Barat, Minggu, 10 Mei 2020 lalu. 
"Waktu itu personil Unit Reskrim Polsek Langsa Barat sedang melakukan pengembangan kasus pencurian sepeda motor. Para tersangka ditangkap pada satu rumah di Gampong Baro, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa dengan cara digerebek," kata Yudi.
Tambah dia, hasil penggerebekan ditemukan tiga tersangka tersebut, turut diamankan barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat 0,15 gram, satu set bong, serta satu unit sepeda motor.
Ketiga tersangka tersebut masing-masing berinisial RS (41) warga Gampong Baro, MI (35) warga Gampong Jawa dan MHP (32) oknum Polri, tercatat sebagai warga Gampong Matang Seulimeng Komplek Perumahan Mulia Asri, Langsa Barat.
"Berdasarkan pengakuan dari tiga tersangka, barang itu mereka beli dari seorang pria berinisial M (DPO)," sebutnya.
Ketiga tersangka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh staf Urkes Polres Langsa di ruangan Sat Resnarkoba. Hasilnya, suhu tubuh ketiganya dalam keadaan normal. "Sedangkan oknum polisi yang berpangkat brigadir saat dilakukan tes urine hasilnya positif narkoba," sebut Yudi. 
Ketiga tersangka saat ini diamankan jajaran Polres Langsa guna dilakukan proses lebih lanjut.

Sunday, March 22, 2020

Kapolres Aceh Timur Imbau Warga Tidak Timbun Sembako dan Jaga Pola Hidup Sehat

Kapolres Aceh Timur Imbau Warga Tidak Timbun Sembako dan Jaga Pola Hidup Sehat

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro
rilisNET, Aceh Timur - Guna mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 atau Virus Corona di wilayah hukum Polres Aceh Timur, Kapolres AKBP Eko Widiantoro, S.I.K,M.H menghimbau kepada masyarakat agar untuk menghindarari kerumunan massa dan tidak mengadakan perkumpulan yang banyak mengundang massa.

Untuk sementara pihaknya dalam memberikan ijin keramaian akan lebih selektif, jika kegiatan mengundang banyak massa maka ijin akan dipending atau tidak dikeluarkan sementara terlebih dahulu.

”Kami juga berharap masyarakat dapat menerima dan memaklumi situasi saat ini,” ujar AKBP Eko Widiantoro, Minggu (22/03/2020).

Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak panik, namun tetap melakukan upaya-upaya pencegahan yang tepat, seperti merubah pola hidup sehat, selalu mencuci tangan, baik stelah keluar rumah maupun melakukan aktifitas di dalam rumah serta untuk sementara waktu tidak keluar rumah jika memang tidak ada keperluan yang mendesak.

Kepada masyarakat khususnya pelajar yang diberikan libur oleh pemerintah agar memanfaatkan waktu belajara di rumah bukan untuk keluar rumah atau jalan-jalan akan tetapi belajar mengajar di rumah dengan mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan guru dan belajar mandiri.

“Masyarakat juga tidak perlu melakukan pembelian barang apapun dalam jumlah besar yang dapat menganggu stabilitas ekonomi” ungkapnya.

Kapolres juga menegaskan agar tidak ada  pihak-pihak atau spekulan yang melakukan penimbunan sembako dan barang-barang kebutuhan masyarakat lainya.

“Polres Aceh Timur bersama instansi terkait juga sudah melakukan pemantauan terhadap pluktuasi ketersedian barang-barang sembako dan barang lainya seperti, masker dan alat kesehatan,” sebut Kapolres.

Menurutnya, stok masker di wilayah hukum Polres Aceh Timur saat ini sudah habis terjual sebab, dari awal munculnya Virus Corona masyarakat sudah melakukan pembelian untuk upaya pencegahan.

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan bersama intansi terkait tidak ditemukan adanya oknum yang melakukan penimbunan di wilayah hukum Polres Aceh Timur.” Jelas AKBP Eko Widiantoro.

Friday, October 4, 2019

Foto: Bus Putra Pelangi dan Kurnia Tabrakan di Aceh Timur

Foto: Bus Putra Pelangi dan Kurnia Tabrakan di Aceh Timur



rilisNET - Bus Penumpang Putra Pelangi dan Kurnia yang terjadi tabrakan di Desa Peulalu Simpang Ulim, Aceh Timur, Jumat sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari.

Dua orang dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa itu, dan sejumlah lainnya mengalami luka berat dan ringan. Semua korban sudah dievakuasi ke RS Graha Bunda, Idi Rayeuk.

Sementara kedua bus yang terlibat tabrakan masih berada dibahu jalan lintas Medan - Banda Aceh. Jumat (4/10), sore.

Sunday, September 8, 2019

Friday, September 6, 2019

Wednesday, September 4, 2019

Peringati Hardikda Ke 60 di Aceh Timur Berlangsung Meriah

Peringati Hardikda Ke 60 di Aceh Timur Berlangsung Meriah


rilisNET, Aceh Timur - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur (Pemkab) Aceh Timur menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Ke 60 berlangsung meriah, tertib dan lancar dengan inspektur upacara Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib, SH dan dilaksanakan di lapangan pusat perkantoran pemkab setempat, Rabu (4/9/2019).

Selain diikuti jajaran Sipil Negara (ASN) Pemkab Aceh Timur, upacara tersebut juga di ikuti ratusan insan pendidikan dan kebudayaan serta Kementrian agama (Kemenag) dan tamu undangan lainnya.

Turut hadir juga hadir ketua sementara DPRK Aceh Timur, Fattah Fikri, Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH, Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Czi Hasanil Arifin Siregar S.Sos, Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro Sik, Sekda Aceh Timur M. Ikhsan Ahyat S.STP, MAP, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur  diwakili oleh Kasi Barang Bukti Edi Suhadi, Kepala pengadilan Negeri Aceh Timur diwakili oleh sekretaris pengadilan Negeri Darmawan, Kepala Kemenag Aceh Timur diwakili oleh KTU H. Aqli Zikurullah S. Ag, para asisten, staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Aceh Timur.

Dalam upacara tersebut, Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib, SH membacakan amanat tertulis Ptl Gubernur Aceh dengan mengajak agar kiranya menjadikan momentum Hari Pendidikan Aceh untuk memperkuat tekad agar dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental.

"Mengingat pentingnya pembangunan sektor pendidikan untuk membangun aceh, maka pemerintah aceh menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan dalam RPJM 2017-2022," ujar Plt Gubernur Aceh yang disampaikan bupati Aceh Timur.

Lebih lanjut dikatakan, melalui 'Aceh Carong' pemerintah aceh bertekad untuk mewujudkan generasi aceh yang mampu bersaing dan mengukir prestasi aceh yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional yang dicapai melalui pendidikan yang berkualitas," demikian kata bupati aceh timur sebagaimana sambutan Plt Gubernur Aceh.

Usai pelaksanaan upacara Hardikda Ke 60 dinas pendidikan dan kebudayaan membagikan piagam dan tropi bagi siswa, guru, kepala sekolah, pengawas, tutor, berprestasi dan juara perlombaan olimpiade matematika tingkat SMP/MTS tingkat Kabupaten Aceh Timur.