Thursday, April 21, 2022

Terkait PAW oleh DPW-PA, Irwanda Ajukan Keberatan dan Surati KIP Aceh Timur

RILIS
.NET, Aceh Timur -
Anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Aceh Irwanda Hamzah mengajukan surat keberatan terhadap Mahkamah Partai Aceh (Tuha Peut), serta telah menyurati KIP Aceh Timur terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dirinya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Irwanda melalui kuasa hukumnya Muslim Agani kepada RILIS.NET pada Kamis (21/4/2022).

Kepada RILIS.NET Muslim Agani SH mengaku baru menandatangani surat kuasa sebagai Kuasa Hukum Irwanda kemarin sore, tanggal 20 April 2022, terkait Surat Keputusan DPA-PA No.202/KPTS/DPA/4/2022. Tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Saudara Irwanda sebagai Anggota DPRK Aceh Timur Periode 2019-2024.


"Perlu kami informasikan klien kami baru mengetahui adanya Surat Keputusan tersebut kemarin siang, dan telah membaca isinya sehingga kami mengambil langkah dengan menyurati KIP Aceh Timur, terkait Surat DPW PA tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) No.16.AT/3.7/IV/2022 tanggal 19 April 2022," kata Muslim Agani.

Direktur Eksekutif Aceh Legal Consul (ALC) ini juga menambahkan, Seharusnya dengan turunnya surat DPA-PA pihaknya terlebih dahulu telah menerimanya.

"Sehingga pihak kami berkesempatan untuk mengajukan keberatan kepada Mahkamah Partai Aceh (Tuha Peut) terkait dengan pertimbangan DPA-PA untuk melakukan recall terhadap klien kami. Namun, kami tetap mengajukan keberatan ke Mahkamah Partai Aceh," terang Muslim Agani.


Seiring surat DPW-PA Aceh Timur kepada Ketua DPRK Aceh Timur tentang PAW tambah Muslim, mengingat sikap silent DPW-PA Aceh Timur pihaknya terlebih dahulu mengantisipasi dengan menyurati KIP tanpa menunggu Surat dari DPRK Aceh Timur kepada KIP Kabupaten Aceh Timur.

"Perlu kami tegaskan, alasan-alasan Pergantian Antar Waktu karena absensi, ini terlalu mengada-ngada, seharusnya Sekretaris dewan itu bersikap jujur, kenapa klien kami tidak masuk kantor, dia kan tau bahkan ikut membantu musibah yang menimpa klien kami, ada vidio, foto dan rekam medis lengkap jadi bukan mengada-ngada atau sengaja," tegas Muslim Agani.

Oleh karena itu, Muslim turut meminta semua pihak agar menghormati proses yang sedang berjalan. "Semua pihak kami minta kita hormati proses yang sedang berjalan baik dari DPW-PA dan atau Klien kami melalui Kuasa Hukumnya," Pungkas Muslim Agani (rn/red)


Penulis: Redaksi
Editor: Mahyuddin
BAGIKAN

0 facebook: