Showing posts with label Langsa. Show all posts
Showing posts with label Langsa. Show all posts

Wednesday, May 11, 2022

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Aceh Utara Diboyong Satresnarkoba Polres Langsa

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Aceh Utara Diboyong Satresnarkoba Polres Langsa

RILIS
.NET, Langsa -
Karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu, warga Aceh Utara diboyong oleh Satresnarkoba Polres Langsa, Rabu (11/5/2022).

Tersangka ND (23) ini diketahui sebagai warga Dusun Nek Raja, Desa Cot Murong, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara. Dari tangan tersangka petugas menyita 1.728,60 Gram narkoba jenis sabu.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kasat Narkoba IPTU Imam Aziz Rachman STK SIK menerangkan pelaku diamankan Rabu (27/4/2022), sekitar pukul 23.00 WIB. tepatnya di Desa Buket Panjang II Kec. Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.

"Saat dilakukan pemeriksaan di dalam tas ransel miliknya ditemukan 2 (dua) paket besar Sabu dengan berat masing-masing 991,50 Gram dan 737,10 Gram sehingga jika ditotal berat BB Sabu keseluruhannya adalah 1.728,60 Gram," terang Kasat Narkoba.

Kasat menambahkan, Selain 2 paket besar Sabu tersebut, turut diamankan BB lainnya berupa 1 plastik warna merah, 1 tas ransel warna hitam, 1 unit HP merk Vivo warna hitam dan 1 unit HP merk Nokia warna merah, sebut Kasat.

"Berdasarkan pengakuannya bahwa pelaku mendapatkan Sabu tersebut dari temannya yang berinisial F (DPO) di Kabupaten Aceh Utara dengan tujuan untuk dijual di Kota Langsa," kata Kasat Narkoba IPTU Imam Aziz Rachman STK SIK.

Selanjutnya pelaku dan BB dibawa ke Mapolres Langsa guna proses penyidikan lebih lanjut, sedangkan F (DPO) dalam proses penyelidikan Sat Resnarkoba Polres Langsa, tambahnya. (rn/red)

Sunday, May 8, 2022

Warga Aceh Utara Meninggal Dunia di Kolam Renang Langsa

Warga Aceh Utara Meninggal Dunia di Kolam Renang Langsa

RILIS
.NET, Langsa -
M Fiqra Amanda, (22) Warga Gampong Alue Keutapang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, meninggal dunia di kolam renang Mutiara Water Park, Gampong Paya Bujuk Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Sabtu (7/5/2022).

Korban diduga menderita penyakit epilepsi, peristiwa naas itu berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB, di lokasi water park itu.

“Setelah berenang, korban duduk di pinggir kolam renang dengan kedalaman air sekitar lebih kurang 1.1 meter. Saat duduk korban bersebelahan dengan temannya Ibnu Katsir,” sebut Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigor Nusantoro melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Lilik Harwanto, Sabtu.

Kapolsek menambahkan, korban kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan buih, lalu korban terjatuh namun dengan sigap rekan korban menangkap lengan korban. Sehingga, bagian kepala almarhum tidak sampai masuk ke dalam air, hanya sebagian kaki hingga perut yang masuk dalam air.

Kemudian, almarhum diangkat oleh teman-temannya dan dibantu penjaga kolam renang untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa.

Namun takdir berkata lain, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

“Berdasarkan keterangan temannya, korban meninggal karena diduga akibat penyakit yang dideritanya atau karena kelelahan dan bukan karena tenggelam di kolam renang,” sebut Kapolsek. (rn/red)

Saturday, April 30, 2022

KNPI Langsa Gelar Takshow Inspiratif dan Bukber

KNPI Langsa Gelar Takshow Inspiratif dan Bukber

RILIS
.NET, Langsa -
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Langsa mengelar talkshow inspiratif pemuda dan masa depan dibarengi dengan buka puasa bersama di Stroom Cafe Langsa, Sabtu (30/4).

Dalam talkshow inspiratif dihadiri oleh senator Aceh, Dr Ir H Abdullah Puteh MSi yang terlahir dari rahim pemuda Aceh yang inspiratif dan juga tokoh Aceh yang berhasil sebagai senator.

Selain itu juga acara dihadiri oleh Waka Polres Langsa, Kompol Ichsan, Pasie Intel Kodim 0104/Atim, Kapt. Chb Ropingi, Ketua PMI Kota Langsa, Sayid Abdurrahman, Ketua MPI Kota Langsa, Zulfan SH MH, Anggota DPRK Langsa, Maimul Mahdi, Sofyan Hamid, Sekretaris KNPI Kota Langsa, Zarkasyi dan Bendahara, Syahrial serta para pengurus KNPI juga OKP, omawa Unsam dan IAIN Langsa.

Abdullah Puteh dalam kesempatan tersebut menyatakan sesungguhnya KNPI itu terlahir pada tahun 1973, "Karenanya pemuda dan masa depan adalah tak bisa terpisahkan, sebuah janji, sebuah isyarat untuk terus berbuat," Abdullah Puteh yang juga pernah menjadi Ketum KNPI pada tahun 1984-1987.

"13 tahun saya mengenakan baju biru ini dan merupakan sebuah kebanggaan,"ucap Abdullah Puteh yang pernah menjadi Ketum KNPI keempat itu.

Lantas, sang Host Didy, melanjutkan dengan pernyataan Abdullah Puteh bisa melangkah ke pemerintahan itu bagaimana bisa dicapai.

Menurut Abdullah Puteh, awalnya untuk apa menjadi balik ke Aceh tapi saya ingin menutup urat-urat orang Aceh.

Disamping itu juga rekam jejak Abdullah puteh meraih gelar dokter disaat didalam 'hotel prodeo' selama 9 tahun dan dalam 2,5 tahun selesai study doktor, meskipun saat itu harus ada pengawalan dari sipir.

Diceritakannya, pada waktu menjabat gubernur Aceh 2005 intensitas konflik sangat tinggi, dimana saat itu pohon ditimbang diatas jalan, makanya sumbat jalur ke Banda Aceh oleh karena permintaan membeli helikopter sudah menjadi keharusan.

Keinginan beli heli bukan maunya Abdullah Puteh, namun untuk bawa gaji yang berada jauh di pelosok dan banyak hal lain sebagai sebuah transportasi cepat dan sudah ada persetujuan DPRA dengan harga 12,9 M dibayar oleh dana kab/Kota saat itu.

"Intinya saya berbuat untuk orang banyak dan kepentingan banyak orang, persoalan ada salah itu diluar kapasitas saya," ungkapnya lirih.

Sementara itu Ketua KNPI Kota Langsa, Mukhtar, mengatakan bahwa acara talkshow dan buka puasa bersama ini bertujuan menyatukan para pemuda dan juga ajang silaturahmi antara semua kalangan pemuda Langsa.

"KNPI terus berbuat yang terbaik demi kemajuan para pemuda dan Kota Langsa, kiranya KNPI jaya terus serta diakhir Ramadhan ini dan jelang lebaran idul Fitri 1443 H segenap pengurus KNPI memohon maaf lahir dan batin," sebut Mukhtar.

Acara juga diselingi oleh stand up comedy Rizki Ananda. Rizki, juga pembacaan puisi berjudul 'kita sudah tua kawan' oleh Gana dan berkahir acara dengan pembacaan doa oleh Tgk Mudawaly Tasman SPd.I dan buka puasa bersama yang penuh nuansa kekeluargaan. (rn/skm)


Penulis: Sukma MT

Monday, April 25, 2022

Amin for 2024 Buka Puasa Bersama Pemuda Kota Langsa

Amin for 2024 Buka Puasa Bersama Pemuda Kota Langsa

RILIS
.NET, Aceh Timur -
Amin for 2024 bersama pemuda kota Langsa menggelar acara buka puasa bersama Sahabat Aminse yang di laksanakan di sebuah Caffe di Kota Langsa pada Senin (25/04/2022). Acara inipun berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan.

'Acara ini kita balut dalam Silaturahmi dan Buka Bersama Sahabat Aminse dan bertujuan untuk menyatukan persepsi pemuda khususnya serta masyarakat umumnya untuk tujuan kedepan yang lebih berguna bagi Kota Langsa," Kata Amin.

Aminse yang merupakan Direktur Idina Motor dan juga supliyer becak motor VIAR di Kota Langsa yang turut didampingi Ketua Sahabat Aminse Hamid Ilham juga menyebutkan, ini adalah tahap awal untuk melakukan kerja politik kedepan dengan mengajarkan pemuda bagaimana berbisnis yang handal dan menguntungkan dengan tanpa modal sekalipun.

"Program ini sebenarnya adalah representasi dari ide Ketua Aminse yang memang hampir 20 tahun bergelut di dunia bisnis, jadi kita coba memberikan pemahaman kepada pemuda dan masyarakat kota Langsa agar lebih mandiri, jadi bisa mengurangi pengangguran kerja dikota langsa dan juga Aceh," sebut Hamid.

"Pada acara silaturahmi ini mengharapkan kepada para seluruh tim untuk dapat bekerja maksimal dengan ide-ide positif bagi kerja keumatan dan terciptanya masyarakat Kota Langsa yang adil dan makmur," tambah Amin yang juga Ketua KNPI Kota Langsa. (rn/red)


Kontributor Langsa: Sukma MT

Friday, April 22, 2022

Illegal Logging Marak, Warga Langsa Sita Boat dan Kayu Bakau dari Pelaku

Illegal Logging Marak, Warga Langsa Sita Boat dan Kayu Bakau dari Pelaku

Foto: Ratusan batang kayu bakau yang disita warga Simpang Lhee, Langsa Barat
RILIS
.NET, Langsa - 
Maraknya aksi Illegal Logging belakangan ini, membuat sejumlah masyarakat Simpang Lhee resah, karena selain merusak lingkungan penebangan kayu bakau juga dapat terjadinya abrasi.

Baru-baru ini, warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa mengamankan sejumlah barang bukti milik pelaku penebangan kayu bakau yang ada di kawasan hutan mangrove Gampong Simpang Lhee.

Selain menyita tiga unit Boat kecil, warga juga turut mengamankan 1 unit sampan, 8 buah kampak dan 250 batang pohon bakau yang telah ditumbangkan.

Semua itu diamankan masyarakat Gampong Simpang Lhee Kecamatan Langsa Barat Pemko Langsa sebagai barang bukti pada Kamis (21/4/2022) kemarin.

Kapolres Langsa Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH melalui Kapolsek Langsa Barat AKP Lilik Harwanto SH menjelaskan, pada hari Kamis kemarin sekira pukul 14.30 WIB, telah diamankan pelaku penebangan dan pencurian kayu bakau oleh masyarakat Gampong Simpang Lhee di kawasan hutan mangrove.

"Menurut keterangan yang kita terima, pelaku YM (34) mereka telah menjual kayu bakau tersebut kepada Zl warga Simpang Lhee seharga Rp 700 ribu rupiah, untuk 600 batang kayu bakau yang akan diangkut dengan 6 unit Boat kecil," sebut Kapolsek Langsa Barat kepada RILIS.NET, Jumat (22/4/2022).

Kemudian tambah Lilik, kayu bakau tersebut akan dibawa ke Gampong Birem Rayeuk Kecamatan Birem Bayeun, namun pada saat sedang memotong dan memuat kayu bakau ke dalam boat, pelaku penebang kayu didatangi oleh sejumlah masyarakat Gampong Simpang Lhee sekira pukul 14.00 WIB.

"Dengan bersitegang antara pelaku dan masyarakat Gampong Simpang Lhee, akhirnya salah satu warga menghubungi Polsek Langsa Barat dengan membawa Barang bukti yang telah diamankan oleh masyarakat Simpang Lhee ke Polsek Langsa Barat," tambahnya.

Adapun masyarakat yang terlibat melakukan penebangan kayu tersebut sambung Kapolsek, yakni YM (34) warga Sungai Pauh Tanjung Kota Langsa, MI (19) warga Gampong Birem Rayeuk Aceh Timur, serta SP (20) warga Gampong Birem Rayeuk, Aceh Timur.

Selanjutnya SL (47) warga Gampong Matang Cincin, Manyak Payed, Aceh Tamiang, DM (40) warga Birem Rayeuk, dan EW (39) warga Birem Rayeuk KecamatanbBirem Bayeun, Aceh Timur.

"Untuk saat ini kasus tersebut masi dalam penyelidikan Polsek Langsa Barat," sebut Lilik Harwanto. (rn/red)


Penulis: Redaksi
Editor: Mahyuddin