Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Thursday, May 5, 2022

Messi Tak Masuk Nominasi Pemain Terbaik Liga Prancis

Messi Tak Masuk Nominasi Pemain Terbaik Liga Prancis

Lionel Messi tak masuk nominasi pemain terbaik Liga Prancis. (REUTERS/SARAH MEYSSONNIER)
Jakarta - Pemain Paris Saint-Germain, Lionel Messi tidak masuk dalam nominasi Pemain Terbaik Liga Prancis musim 2021/2022.

Operatorr kompetisi Ligue 1 telah merilis daftar lima pemain yang masuk nominasi Pemain Terbaik Liga Prancis. Dari PSG hanya nama Kylian Mbappe yang masuk dalam daftar tersebut.

Mbappe akan bersaing dengan empat kandidat lainnya yakni Dimitri Payet (Marseille), Lucas Paqueta (Lyon), Wissam Ben Yedder (AS Monaco), dan Martin Terrier (Rennes).

Dilansir dari Daily Mail, absennya Messi dalam nominasi Pemain Terbaik Liga Prancis tidak terlalu mengejutkan. Hal ini dikarenakan penampilan kapten timnas Argentina itu tak menawan bersama PSG.

Messi bermain dalam 23 pertandingan bersama PSG yang berhasil meraih gelar juara di akhir musim. Ia hanya mampu mencetak empat gol dan memberikan 13 assist.

Rapor La Pulga jomplang jika dibandingkan dengan Mbappe. Penyerang asal Prancis itu mencetak 24 gol dan memberikan 16 assist dari 32 pertandingan.

Kegagalan Messi masuk nominasi Pemain Terbaik jadi sebuah penurunan dalam kariernya. Semasa masih berseragam Barcelona, Messi selalu masuk dalam nominasi sejak 2009.

Pemain berusia 34 itu tercatat 13 musim beruntun masuk nominasi Pemain Terbaik Liga Spanyol dengan sembilan di antaranya berhasil ia menangi. Messi juga 11 kali terpilih sebagai penyerang terbaik di kompetisi Negeri Matador.

Messi hanya dua kali gagal merebut gelar itu karena dimenangi oleh Cristiano Ronaldo musim 2013/2014 dan Karim Benzema pada musim 2019/2020. Di Barcelona, Messi meraih banyak gelar yakni 10 trofi Liga Spanyol, empat Liga Champions, dan enam Ballon d'Or. (*)


Sumber: Reuters/CNNIndonesia

Sunday, May 1, 2022

Selamat! Real Madrid Juara La Liga Musim 2021/2022

Selamat! Real Madrid Juara La Liga Musim 2021/2022

Jakarta - Real Madrid sukses menjadi juara La Liga musim 2021/2022. Kesuksesan itu diperoleh usai El Real membungkam Espanyol empat gol tanpa balas dalam lanjutan La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (30/4/2022) malam WIB.

Empat gol kemenangan Real Madrid dibukukan oleh Rodrygo (menit ke-33 dan 43), Marco Asensio (menit ke-55), dan Karim Benzema (menit ke-81).

Raihan tiga angka ini membuat total poin El Real menjadi 81 dari 34 pertandingan. Jauh di atas sang runner up Sevilla yang baru mengoleksi 64 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Keberhasilan ini merupakan titel ke-35 Real Madrid sepanjang sejarah. Unggul jauh atas Barcelona (26) dan Atletico Madrid (11).

Catatan sejarah juga ditorehkan sang pelatih, Carlo Ancelotti. Ini merupakan titel La Liga pertama sepanjang karier kepelatihannya di Spanyol.

Sebelumnya, saat menjalani fase pertama bersama El Real pada 2013-2015, Ancelotti gagal mempersembahkan gelar juara Liga Spanyol. Namun, Carletto sukses mengantarkan Real Madrid menjuarai Liga Champions untuk kesepuluh sepanjang sejarah (La Decima).

ESPN mencatat, Ancelotti merupakan pelatih pertama sepanjang sejarah yang berhasil memenangkan lima gelar juara liga terkemuka di Eropa. Perinciannya adalah sebagai berikut:

Serie A: AC Milan (2003-2004)

Premier League: Chelsea (2009-2010)

Ligue 1: PSG (2012-2013)

Bundesliga: Bayern Munich (2016-2017)

La Liga: Real Madrid (2021-2022) (*)

Thursday, April 28, 2022

Liverpool Ditahan Villarreal di Babak Pertama

Liverpool Ditahan Villarreal di Babak Pertama

Liverpool kesulitan membobol gawang Villarreal. (REUTERS/PHIL NOBLE)
Jakarta -
Liverpool ditahan Villarreal 0-0 di babak pertama dalam leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Kamis (28/4) dini hari WIB.

Sadio Mane membuang peluang emas Liverpool untuk unggul di babak pertama. Sundulan Mane pada menit ke-12 yang memanfaatkan umpan silang Mohamed Salah dari sisi kanan masih melebar.

Dua menit kemudian giliran Luis Diaz yang membuat percobaan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.

Akan tetapi kiper Geronimo Rulli berada dalam posisi yang tepat sehingga tanpa kesulitan menangkap bola tendangan Diaz.

Liverpool lebih mendominasi permainan, baik dalam penguasaan bola maupun serangan. Akan tetapi masih kesulitan menemukan celah mencetak gol.

Sementara itu Villarreal yang bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik sesekali menekan The Reds, hanya saja belum bisa menciptakan peluang.
Sadio Mane membuang peluang emas Liverpool di babak pertama. (REUTERS/PHIL NOBLE)
Jordan Henderson melepaskan tendangan voli pada menit ke-22, namun lagi-lagi belum tepat ke sasaran.

Liverpool yang kesulitan menciptakan peluang dan mencetak gol dari dalam kotak penalti membuat sejumlah percobaan lewat tendangan dari luar kotak.

Di antaranya dengan mengandalkan Luis Diaz pada menit ke-31. Tetapi kiper Rulli kembali bisa menggagalkan peluang Diaz itu.

Sadio Mane lagi-lagi mendapatkan peluang pada menit ke-33. Hanya saja tendangan striker Senegal itu diblok pemain belakang Villarreal dan bola hanya menyamping di sisi kanan gawang Rulli.

Memasuki akhir babak pertama The Reds melakukan serangan intensif dengan cepat memainkan bola di kedua sisi sayap. Pada menit ke-35 Salah melepaskan tendangan, tetapi melayang di atas mistar.

Liverpool terus menekan Villarreal, namun tim tamu tetap bertahan dengan baik. Tanpa gol Liverpool vs Villarreal 0-0 di babak pertama.

Susunan Pemain Liverpool vs Villarreal:

Liverpool: Alisson, Alexander-Arnold, Konate, Van Dijk, Robertson, Fabinho, Henderson, Thiago, Diaz, Salah, Mane.

Villarreal: Rulli, Foyth, Albiol, Pau Torres, Estupinan, Parejo, Capoue, Coquelin, Lo Celso, Danjuma, Chukwueze. (rn/red)


Sumber: CNN Indonesia

Monday, February 21, 2022

GOR Aceh Timur Rusak dan Tak Terawat

GOR Aceh Timur Rusak dan Tak Terawat

GOR Aceh Timur (Foto: RILIS.NET/Aqbar)
RILIS.NET, Aceh Timur - Gedung Olah Raga (GOR) Idi Sport Centre (ISC) yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Aceh Timur, tampak kondisinya sangat memprihatinkan.

GOR yang menelan anggaran miliaran rupiah pada tahun 2014 itu, berada di Desa Titi Baroe, Kecamatan Idi Rayeuk. Kondisinya saat ini sudah mulai rusak pada bagian kursi tribun penonton dan bangunan kantor.

Terlihat dilokasi banyak bagian atap yang bocor dan dinding GOR yang sudah retak-retak, begitu juga di bagian lantai juga tampak rusak. Selain itu, kondisi di toilet juga tampak sangat memprihatikan, sehingga membuat bangunan megah itu terkesan kotor dan jorok.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Akubank Cabang Aceh Timur Raja Abdul Razzi sangat menyayangkan dengan tidak adanya perawatan dari Pemerintah Daerah terhadap GOR yang menjadi kebanggan masyarakat Aceh Timur.

"Bikin GOR ini kan biayanya tidak sedikit, kenapa Pemkab tidak melakukan perawatan, kan sangat disayangkan dengan kondisi seperti ini," beber Raja Abdul Razzi.
Terkait dengan kondisi bangunan itu saat ini, menurut Raja jangan terkesan hanya bisa membangun dan menghabiskan dana APBK saja, tapi harus memperhatikan pemeliharaan dan merawat bangunan- bangunannya itu.

"Jangan hanya membangun saja yang bisa, tetapi juga harus pandai merawatnya, kalau kita lihat kondisinya saat ini seperti bangunan tak bertuan," pungkas Raja, Senin (21/2/2022).

Raja mencontohkan, di dalam GOR banyak genangan air yang diakibatkan atap bocor, sehingga minat masyarakat untuk berolahraga berkurang dan terhalang dikarenakan keamanan dan kenyamanan sangat diragukan.

"Saya berharap banyak dengan pemerintahan sekarang, untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan GOR ini, sehingga apa yang dibangun Pemkab tidak sia-sia saja," harapnya. (rn/Aqbar)

Friday, February 4, 2022

Jelang Olimpiade dibuka, Ilmuwan Desak China Izinkan Investigasi Covid

Jelang Olimpiade dibuka, Ilmuwan Desak China Izinkan Investigasi Covid

Jakarta -
Beberapa jam jelang upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing, sekelompok ilmuwan internasional menuntut agar China berhenti menghalangi penyelidikan independen tentang asal-usul Covid-19.

Sebanyak 20 ilmuwan dari Eropa, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, India, dan Jepang Kamis menerbitkan surat terbuka yang mengkritik keras Beijing karena mencegah upaya untuk benar-benar memahami bagaimana pandemi dimulai.

Surat terbuka berjudul "Mengizinkan Investigasi Internasional Komprehensif tentang Asal-usul Pandemi akan menjadi Ekspresi Sejati dari Nilai Olimpiade", memperingatkan bahwa kegagalan mengungkap asal-usul pasti virus yang menyebabkan Covid-19 menempatkan dunia pada risiko pandemi di masa depan yang lebih besar.

"Upaya berkelanjutan oleh pemerintah China untuk memblokir penyelidikan penting tentang asal-usul pandemi ... telah menjadi penghinaan terhadap komunitas ilmiah internasional dan orang-orang di mana pun," kata surat itu, seperti dilansir AFP.

Para ilmuwan mendesak negara-negara dan orang-orang di seluruh dunia untuk memanfaatkan Olimpiade untuk menyoroti penghambatan China dan menuntutnya untuk mengubah arah.

"Aspirasi mulia" dari Olimpiade "dirusak melalui upaya berkelanjutan dari pemerintah tuan rumah untuk mencegah penyelidikan internasional yang komprehensif tentang asal mula pandemi Covid-19," tulis mereka.

Para ilmuwan menuduh Beijing "menghancurkan sampel biologis, menyembunyikan catatan (dan) memenjarakan jurnalis warga China yang berani".

Mereka juga mencela "serangkaian perintah pembungkaman yang mencegah ilmuwan China mengatakan atau menulis apa pun tentang asal mula pandemi tanpa persetujuan pemerintah sebelumnya". tandasny. 


Antara 

Thursday, January 27, 2022

Serie A Italia Diambang Bangkrut dan Butuh Dana Pemerintah

Serie A Italia Diambang Bangkrut dan Butuh Dana Pemerintah

Jakarta -
Serie A Italia di ambang bangkrut dan membutuhkan dukungan keuangan dari pemerintah lebih banyak lagi selama pandemi dan stadion-stadion diisi dalam kapasitas lebih besar, kata kepala eksekutif Inter Milan Giuseppe Marotta seperti dikutip Reuters.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia Il Sole 24 Ore, Marotta menyatakan "Serie A dan secara umum liga sepak bola Italia terancam bangkrut. Pemerintah dan lembaga-lembaga politik sudah tak bisa lagi mengabaikan hal ini."

"Ini sistem di ujung tanduk yang tanpa diragukan lagi sudah bermasalah sebelum ada COVID namun hampir tidak mendapatkan dukungan dalam dua tahun ini selama pandemi," sambung dia.

Awal bulan ini klub-klub Serie A dengan suara bulat setuju memangkas kapasitas stadion menjadi 5.000 untuk dua putaran pertandingan untuk membendung kasus COVID-19, tetapi Marotta mendesak semua pemangku kepentingan agar membolehkan lebih banyak lagi penonton yang mendatangi stadion.

Italia yang sempat menjadi kawasan terburuk yang terdampak COVID-19, menghentikan liga segera setelah wabah mencapai negara itu awal 2020 dan memangkas kapasitas stadion menjadi 50 persen sejak mencabut aturan pembatasan terkait COVID.

Moratta menganggap kini saatnya Italia membolehkan stadion diisi penonton lebih banyak lagi karena protokol kesehatan yang ketat membuat pandemi bisa terkendali.

"Jika Prancis bersiap menyambut 100 persen penonton stadion seperti yang sudah terjadi di Inggris, masuk akalkah jika kita terus mempertahankan jumlah (penonton) yang lebih sedikit?", tanya Moratta.

Mantan CEO Juventus itu menambahkan bahwa industri sepak bola tidak mendapatkan bantuan keuangan sebanyak industri lain karena tidak dianggap serius oleh pemerintah Italia.

"Sepak bola masih dianggap sebagai dunia presiden 'kaya dan bodoh' yang membuang-buang uang demi bersenang-senang," kata dia. "Dunia kita kesulitan diakui apa adanya, tetapi bagaimana bisa Anda mengabaikan fakta bahwa sepak bola profesional itu juga industri seperti industri lainnya?," tambahnya. (rn/red)

Sunday, January 23, 2022

Fakhri Husaini Jadi Pelatih Baru Borneo FC

Fakhri Husaini Jadi Pelatih Baru Borneo FC

Jakarta -
Borneo FC secara resmi menunjuk Fakhri Husaini menggantikan Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala untuk menyelesaikan musim kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

"Alhamdulilah Bang Fakhri bakal memimpin skuad Borneo FC," kata Presiden Klub Borneo FC Nabil Husein, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.

Menurut dia, deretan prestasi yang dimiliki Fakhri dan kemampuannya dalam mengelola pemain muda menjadi alasan Borneo FC memilihnya sebagai pelatih.

"Jujur salah satu alasannya karena di skuad Borneo FC saat ini diisi banyak pemain muda, saya ingin pemain muda bisa berkembang dan sukses seperti saat Bang Fakhri menangani timnas usia muda," lanjutnya.

Fakhri yang telah lama berdomisili di Kalimantan Timur itu memiliki klausul perpanjangan kontrak di akhir musim.

Mengenai target, Husein ingin yang terbaik dan skuad Pesut Etam bisa berada di papan atas.

"Target tentu ingin yang terbaik, Borneo akan berusaha setiap musimnya dalam bermain di papan atas dan tentunya itu butuh kerja sama yang baik dari semua elemen baik pelatih, pemain maupun manajemen," pungkasnya.

Sebelumnya, klub yang bermarkas di Samarinda itu telah resmi mengakhiri kerja sama dengan Risto Vidakovic sebagai pelatih usai laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2021/2022.

Manajer Borneo FC Dandri Dauri mengonfirmasi dan menyebut pelatih asal Serbia itu meninggalkan Pesut Etam karena alasan pribadi.

"Alasannya karena mau lebih dekat dengan keluarga, kekhawatiran akan virus Omicron yang saat ini merebak jadi alasan kuat. Itu alasannya," kata Dandri.

Tak cuma Risto, pelatih fisik Borneo FC Dzevad Saric juga turut pamit pulang ke Serbia. (*)


Sumber: Antara

Thursday, January 13, 2022

Gol Wallace di Menit Akhir jadi Penentu Kemenangan PSIS atas Persiraja

Gol Wallace di Menit Akhir jadi Penentu Kemenangan PSIS atas Persiraja

Jakarta -
PSIS Semarang menang tipis atas Persiraja Banda Aceh pada laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2021-2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Rabu malam, dengan skor 1-0 lewat gol semata wayang Wallace Costa di menit akhir pertandingan.

Sejak pertandingan dimulai, PSIS langsung tampil mendominasi dengan serangan-serangan yang dilancarkannya ke lini pertahanan Laskar Rencong.

Setidaknya, gempuran serangan berlangsung terus menerus hingga memasuki pertengahan babak pertama.

Seperti di menit ke-23 lewat tembakan Rachmad Hidayat yang akurat, tetapi berhasil diamankan kiper Persiraja, Aji Bayu Putra.

Pada menit ke-27, Laskar Mahesa Jenar kembali mendapatkan peluang emas lewat Septian David Maulana yang melesatkan tembakan di depan kotak penalti, namun bisa ditepis kiper.

PSIS masih terus menggempur pertahanan Persiraja, tetapi lagi-lagi selalu bisa diselamatkan kiper Aji Bayu.

Meski minim peluang, Persiraja sempat mengancam gawang PSIS lewat Defri Rizky di menit ke-43, tetapi bisa dihalau oleh kiper Jandia Eka Putra.

Hingga babak pertama usai, PSIS yang memiliki lebih banyak peluang belum juga sanggup menjebol gawang Persiraja sehingga skor kacamata masih bertahan.

Memasuki babak kedua, Persiraja harus menelan pil pahit setelah Andika Kurniawan diusir ke luar lapangan setelah mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-50.

Persiraja harus menghadapi PSIS dengan 10 pemain yang tersisa, sedangkan PSIS tak mengendurkan tempo permainan.

Berkali-kali, lini pertahanan Persiraja digempur para pemain PSIS, tetapi belum juga berhasil mencetak gol karena rapatnya barisan belakang lawan.

Meski terdesak, Persiraja juga sempat memberikan ancaman lewat aksi individu pemainnya walaupun bisa diamankan pertahanan PSIS sehingga skor masih imbang tanpa gol sampai waktu normal 90 menit pertandingan.

Gol yang dinantikan akhirnya didapat PSIS di menit ke-90+6 lewat sundulan Wallace Costa yang tidak terjangkau kiper Persiraja.

Sempat ada protes dari pemain Persiraja atas gol tersebut tetapi wasit Iwan Sukoco menutup pertandingan dengan skor 1-0 untuk kemenangan PSIS tak lama setelah gol tersebut.

Berikut susunan pemain laga Persiraja vs PSIS:

Persiraja Banda Aceh: Aji Bayu Putra; Yasvani Yusri, M Andika Kurniawan, Leo Lelis, Rendy Saputra; Alvin Abdul, Rizky Yusuf; Defri Rizki, Jabar Sharza, Bruno Dybal; Assanur Rijal.

Pelatih: Sergio Alexandre.

PSIS Semarang: Jandia Eka Putra; Taufik Hidayat, Alfeandra Dewangga, Wallace Costa, Frendi Saputra; Finky Pasamba, Flavio Beck Junior, Septian David Maulana; Rachmad Hidayat, Chevaughn Walsh, Hari Nur Yulianto.

Pelatih: Dragan Djukanovic.


Sumber: Antara

Saturday, January 8, 2022

Bupati Rocky Support Tim Futsal PEDIRA FC Aceh Timur

Bupati Rocky Support Tim Futsal PEDIRA FC Aceh Timur

RILIS.NET, Aceh Timur - Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thalib, SH. menyatakan dukungan terhadap Tim Futsal Pemuda Idi Rayeuk (PEDIRA FC) yang baru terbentuk di Aceh Timur.

Hal ini sampaikan Bupati Rocky saat pertemuan sama manager Club Futsal tersebut di salah satu caffe di Idi, Sabtu (08/01/2022).

”Secara pribadi saya sangat mendukung dan menyuport keberadaan tim futsal PEDIRA FC ini. apalagi futsal ini sangat digemari masyarakat khususnya anak-anak muda,” kata Bupati.

Bupati berharap semoga PEDIRA FC bisa mengharumkan dan membawa nama Aceh Timur dibidang olahraga terutama di bidang Futsal dan mengajak pemuda -pemuda Aceh Timur mencintai olahraga.

"Semoga PEDIRA FC bisa mengharumkan dan membawa nama Aceh Timur dibidang olahraga terutama di bidang Futsal dan jangan sampai kita tersaingi dengan kabupaten/kota lainya", harap bupati.

Manager PEDIRA FC Adlan menyampaikan terima kasih kepada bupati Aceh Timur atas dukungan terhadap club yang sedang dirinya bangun.

"Saya dan seluruh manajemen official PEDIRA Sangat berterima kasih kepada bapak bupati yang mau mendukung PEDIRA". Kata Adlan

Adlan juga menjelaskan dirinya dan official PEDIRA bertujuan untuk membangkitkan semangat pecinta olahraga terutama generasi pemuda Aceh Timur.  

"Kami dari PEDIRA bertujuan untuk membangkitkan semangat pecinta olahraga dan pembinaan program generasi pemuda yang berprestasi yang sehat  khususnyau di kabupaten Aceh Timur yakni dalam berolahraga khususnya pecinta Futsal bersama PEDIRA.FC". Tutup manager PEDIRA itu. (rn/aqb) 

Friday, December 10, 2021

Persikabo Pesta Lima Goal tanpa Balas Lawan Persiraja

Persikabo Pesta Lima Goal tanpa Balas Lawan Persiraja

JAKARTA - Persikabo 1973 pesta lima gol tanpa balas pada laga pekan ke-16 Liga 1 2021 yang dimenanginya kontra Persiraja Banda Aceh, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Kamis.

Gol-gol Persikabo dicetak oleh Ciro Alves dengan hattrick-nya pada menit ke-9, 60, dan 90, kemudian Andi Setyo Nugroho menjebol gawang lawan pada menit ke-39 dan Dimas Drajat menambah keunggulan pada menit ke-59.

Sejak pertandingan dimulai, Persikabo sudah tampil menekan yang membuahkan gol perdana di menit ke-9 lewat sentuhan apik Ciro Alves yang memanfaatkan umpan lambung yang dikirim Dimas Drajat dan mengkonversinya menjadi gol.

Persikabo semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Laskar Rencong, namun kiper Aji Bayu Putra masih bisa mengamankan gawangnya.

Gol kedua disarangkan Persikabo pada menit ke-39 lewat tandukan Andi Setyo setelah mendapatkan umpan Roni Sugeng.

Kebobolan dua gol, Persiraja semakin kedodoran dan terus mendapatkan tekanan dari Laskar Padjadjaran, namun kedudukan tak berubah hingga babak pertama rampung.

Di babak kedua, Persikabo kembali tampil menekan pertahanan lawan dan mampu menambah perolehan gol di menit ke-59 dari Dimas Drajat.

Tak berselang lama, Ciro kembali menyarangkan si kulit bundar ke gawang Persiraja dengan memanfaatkan kesalahan pemain belakang lawan.

Gol Ciro di menit ke-60 membuat kedudukan menjadi 4-0, dan Persiraja semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.

Meski demikian, Persiraja masih menunjukkan perlawanan dengan beberapa tekanan ke lini pertahanan Persikabo, namun masih bisa diatasi tim besutan Liestiadi itu.

Di menit terakhir pertandingan, Ciro kembali mengejutkan dengan golnya yang ditembakkan dari sisi kanan gawang membuat kedudukan bertambah menjadi 5-0.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, Persiraja tak mampu membalas gol dan harus mengakui keunggulan Persikabo dengan lima gol tanpa balas.

Berikut susunan pemain Persikabo vs Persiraja:

Persikabo:

Diky Indriyana; Gilang Ginarsa, Andy Setyo, Shumeiko Veniamin, Esar Roni Felix Beroperay, Roni Sugeng, Manahati Lestusen; Hendra Adi Bayau, Sergey Pushnyakov Siarhei; Ciro Alves Dimas Drajad.

Cadangan:

Tedi Heri Setiawan, Gstur Vahyo Putro, Talovic Danin, Ronaldo Rubener Wanma, Muhammad Guntur Triaji, Didik Wahyu Wijayance, Izmy Yaman Hatuwe, Ahmad Nufiandani, Ikhsan Hidayah Marzuki, Andre Oktaviansyah.

Pelatih: Liestiadi.


Persiraja Banda Aceh:

Aji Bayu Putra; Defri Rizki, Iftiqar Rizal, Subhan Fajri, Mohammad Rifaldi; Ramadhan, Vanja Markovic, Shori Murata; Supriyadi, Redi Rusmawan.


Cadangan:

Muhamad Roby, Fakrurrazi, Rolas Divaio, Al Fasyimi, M Nadhiif Rizki Firdaus, Husnuzhon, Muhammad Isa.


Sumber: Antara

Saturday, November 13, 2021

PEDIRA FC Siap Berlaga di Al-Farlaky Turnamen Futsal Se Aceh Timur

PEDIRA FC Siap Berlaga di Al-Farlaky Turnamen Futsal Se Aceh Timur

RILIS.NET, Aceh Timur - Pemuda Idi Rayeuk Futsal Club (PEDIRA FC), akan mengikuti Turnamen Al-Farlaky Turnamen Futsal SE Aceh Timur pada 20-21 November 2021 di Peureulak. Turnamen ini mempertemukan klub futsa se Aceh Timur.

Skuat PEDIRA FC akan memboyong 10 pemain serta 2 orang official pada turnamen itu. "Ini menjadi turnamen pertama kami karena Club kami baru saja terbentuk di awal bulan November kemarin," ujar Adlan, CEO PEDIRA FC.

Bagi PEDIRA FC, turnamen ini merupakan ajang pertama yang mereka ikuti. Ini juga membuktikan komitmen manajemen untuk menyalurkan bakat futsal pemuda-pemuda di Aceh Timur.

"Khusus di turnamen ini kami memilih pemain yang siap. Sebelumnya, kami sudah melakukan seleksi pemain melalui Coach kami untuk menyalurkan pemain terbaik PEDIRA FC," papar Adlan.

PEDIRA FC juga menjalin kerja sama dengan PT. Conch south Kalimantan Cement dan Careion Face Mask untuk mensponsori tim "Semua ini berkat kerja sama yang baik dari semua pihak yang mendukung PEDIRA FC semoga nanti mencapai target," pungkas Adlan. (rn/aqb)

Wednesday, October 27, 2021

Bupati Rocky Beri Penghargaan Kepada Atlet Berperstasi

Bupati Rocky Beri Penghargaan Kepada Atlet Berperstasi

RILIS.NET, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, H. Hasballah bin H.M Thaib, SH atau akrab disapa Rocky memberikan penghargaan kepada atlet dari Kabupaten Aceh Timur yang masuk dalam kontingen Aceh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 yang berlangsung di Provinsi Papua.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekdakab Aceh Timur, Rabu (27/10/2021) dihadiri Bupati Aceh Timur, H. Hasballah bin H.M Thaib, SH, ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI)  Aceh Timur, Firman Dandi,SE, MSI, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Timur, Nauli, SSTP MAP, dan Ketua Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) H. Sulaiman. 

Sementara atlet yang mendapat penghargaan, yaitu, Fuad Ramadhan, cabang olah raga Atletik, dan berhasil meraih medali emas pada PON ke-20 di Papua, Akhirul Wadhan, dan M. Rizky Yusuf Nasution yang berhasil meraih perak pada cabang olah raga sepak bola, dan Agus Triawan berhasil meraih perunggu pada cabang olahraga Rugby. 

Selain empat atlit yuang berperstasi, Bupati Aceh Timur juga memberikan penghargaan kepada empat atlet lainnya yang ikut bertarung dalam PON di Papua, yaitu, Muhammad Farhan, cabang olahraga (Cabor) panahan, Mulia Risma cabor dayung, Nazaruddin dan Marzuki Cabor Sepak Takraw Pada kesempatan itu, Rocky turut memberikan penghargaan kepada Pelatih Takraw, Tgk. Munzir, dan Wasit Sepak Takraw yan ikut terlibat dalam PON ke-20 di Papua, Marhadi.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para atlet yang telah membawa nama harum nama Aceh khususnya nama Aceh Timur pada PON di Papua. Saya juga ingin berpesan kepada paletih dan atlet  harus tetap bersemangat dan terus membawa nama baik Aceh Timur dalam bidang olahraga,” ujar Bupati Rocky.

Bupati menambahkan, dirinya secara pribadi mengatakan olahraga dapat memajukan suatu darah di bidang ekonomi. Bupati mencontohkan Pekan Olahraga Aceh (PORA) pada 2014 Aceh Timur menjadi tuan rumah dan dapat memebrikan dampak positif kepada amsyarakat khususnya dibidang ekonomi.

“Saya berharap kepada para atlet kedepan agar tetap bersemangat untuk meraih prestasi,” pungkas Bupati Aceh Timur H. Hasballah bin H.M Thaib, SH.

Sementara ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI)  Aceh Timur, Firman Dandi,SE, MSI mengatakan, Kabupaten banyak mengirimkan atlet mengawakili Aceh untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua. Pihaknya mengaku bersyukur atas prestasi para atlet yang telah membawa nama harum daerah. Firman Dandhi juga mengaku bersyukur dikarenakan Bupati Aceh Timur dangat mendukung bidang olahraga.

“Harapan kita para atlet terus mempertahankan prestasinya. Dan mereka tetap menjaga semangat. Kita juga berharap semua cabang olahraga lulus di PORA yang akan digelar akhir Desember mendatang,” harap Dandi. (rn/aqb)

Friday, October 15, 2021

Bungkam Aceh 2-0 pada Final Sepak Bola, Papua Raup Emas PON XX

Bungkam Aceh 2-0 pada Final Sepak Bola, Papua Raup Emas PON XX

Jayapura -
Tim sepak bola putra Papua meraup medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua seusai membungkam Aceh 2-0 dalam partai final di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Kamis (14/10/2021).

Papua sudah unggul 2-0 berkat gol Ricky Ricardo Cawor saat Aceh harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain karena kartu kuning kedua gelandang Muharrir.

Situasi 11 vs 10 itu memudahkan tugas Papua untuk menjaga keunggulan 2-0 itu bertahan hingga peluit tanda bubaran.

Dengan kemenangan tersebut, tuan rumah sukses mengamankan medali emas sepak bola putra PON Papua, sementara Aceh harus puas dengan perak. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Jawa Timur yang dalam laga lebih awal mengalahkan Kalimantan Timur 3-2 lewat babak tambahan waktu.

Ini merupakan emas ketiga PON bagi Papua dari cabang olahraga sepak bola putra, setelah mereka juga meraihnya dalam edisi 1993 di Jakarta dan 2004 di Sumatera Selatan.

Di hadapan publik Stadion Mandala yang tribun-tribunnya terisi padat nyaris tanpa celah dan berisikan mayoritas suporter tuan rumah, anak-anak asuh Eduard Ivakdalam tampil percaya diri untuk menekan Aceh sejak sepak mula.

Hasilnya, belum genap empat menit laga berlangsung Papua mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah wasit Fariq Hitaba menyatakan bek Aceh Rezal Mursalin melakukan pelanggaran handball di dalam area terlarang.

Ricky Cawor dengan percaya diri mengemban tugas sebagai algojo untuk memperdaya kiper Chairil Zul Azhar dan membuka keunggulan Papua atas Aceh.

Papua terus memegang kendali dan setelah Rafiko B. Nawipa gagal menyambut umpan tarik tajam, mereka sukses menggandakan keunggulan lewat gol kedua Ricky Cawor di final ini.

Pemain asal Merauke itu memenangi perebutan bola di dekat lingkaran tengah lapangan sebelum merangsek hingga ke tepian kotak penalti dan melepaskan tembakan yang sukses melesak ke gawang, mengubah kedudukan jadi 2-0 pada menit ke-23.

Papua beberapa kali melakukan tekanan tapi gagal menambah marjin keunggulan hingga turun minum, sebaliknya pola 5-3-2 yang diterapkan Fakhri Husaini menjadi bumerang sebab Aceh cukup kesulitan membangun serangan yang selalu terhenti di lini tengah.

Papua kian percaya diri memasuki pertandingan babak kedua di bawah sorot lampu Stadion Mandala serta pertunjukan koreo dari para penonton yang menempati tribun utara.

Penyerang tengah M. Arody Uopdana seharusnya bisa menambah keunggulan Papua pada menit ke-55, sayang ia gagal menyambut umpan tarik di muka gawang dengan sempurna sehingga tembakannya melenceng dari sasaran.

Empat menit kemudian, kiper tuan rumah Adzib Al Hakim Arsyad melakukan blunder ketika bola tendangan gawangnya malah mengenai Riza Rizki, yang meneruskannya kepada Akhirul Wadhan. Beruntung sepakan penyelesaian Akhirul bisa dihalau oleh Ari Wakum.

Upaya Aceh untuk bangkit dari keadaan kian dipersulit oleh diri mereka sendiri lantaran gelandang Muharrir melakukan pelanggaran berujung kartu kuning kedua dari wasit Fariq Hitaba. Aceh praktis harus menuntaskan laga dengan situasi 10 vs 11 sejak menit ke-64.

Ketimpangan jumlah pemain membuat Papua kian leluasa menguasai pertandingan dan berusaha membongkar pertahanan Aceh, namun sayang upaya-upaya serangan yang dilancarkan gagal membuahkan gol tambahan hingga peluit tanda laga usai berbunyi.


Antara

Monday, August 23, 2021

Usai Terpilih Ketua Askab, Adam Tribo Akan Benahi Administrasi dan Seleksi Bibit Unggul

Usai Terpilih Ketua Askab, Adam Tribo Akan Benahi Administrasi dan Seleksi Bibit Unggul

Muhammad Adam (Adam Tribo) / Ist
RILIS.NET, Aceh Timur - Adam Tribo sapaan akrab Muhammad Adam yang baru saja terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Aceh Timur pada Sabtu 21 Agustus lalu, berjanji akan membenahi Administrasi di tubuh PSSI khususnya di Aceh Timur, tak hanya itu program kerja kedepan juga terpusat pada penseleksian bibit unggul untuk kemajuan persepakbolaan di Aceh Timur.

Hal itu ditegaskan Muhammad Adam kepada media ini pada Senin (23/8/2021) sore. Lebih lanjut Ketua Forum Keuchik di Kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur ini juga menuturkan, pertandingan antar Gampong (tarkam) juga akan menjadi prioritas pada kepemimpinannya kali ini, termasuk menggelar pertandingan antar kecamatan juga turut akan digelar nantinya di tingkat Kabupaten.

"Bukan saja tentang tertib administrasi, akan tetapi kita juga akan fokus pada penjaringan ataupun penseleksian dalam pencarian bibit unggul demi kemajuan persepakbolaan di Aceh Timur," kata Adam Tribo.

Adam juga menambahkan, pihaknya kedepan juga akan bekerjasama dengan KONI Aceh Timur untuk menggelar Liga Antar Gampong (LIGAT), dan juara-juara di tingkat Kecamatan akan dipertandingkan ke tingkat Kabupaten, sehingga geliat Olahraga di Kabupaten Aceh Timur akan lebih hidup, selain memajukan sepak bola, dengan aktifnya olahraga di Gampong-gampong juga akan berdampak positif bagi para pemuda di Aceh Timur.

"Dengan majunya Olahraga seperti sepekbola, anak-anak muda tidak lagi fokus pada kegiatan yang banyak terdapat mudarat seperti game online, serta kegiatan negatif lainnya," ujar Muhammad Adam, yang juga Ketua Forum Keuchik di Kecamatan Idi Rayeuk ini.

Adam Tribo terpilih pada Sabtu (21/8/2021) lalu, usai meraih sebanyak 15 suara, dan unggul dari rivalnya Zainuddin yang hanya meraih 14 suara pada pemilihan yang digelar di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur. (rn/aqb)

Thursday, August 19, 2021

Dua Penguasa Teluk di Balik Dua Klub sSuperkaya Eropa

Dua Penguasa Teluk di Balik Dua Klub sSuperkaya Eropa

Jakarta - Ketika Lionel Messi masuk bursa transfer, hanya dua klub yang sanggup mengontraknya padahal harga superstar sepak bola Argentina ini tetap tinggi.

Manchester City dan Paris Saint Germain memang anomali, bahkan saat yang lain semaput diterkam pandemi, kedua klub ini anteng memburu pemain baru.

Ketika Manchester United maju mundur menakar gelandang kreatif Jack Grealish, Man City menyambar Grealish dalam hitungan pekan.

Pun demikian PSG, yang dengan entengnya membeli pemain-pemain hebat selama jendela musim transfer yang walau hampir seluruhnya bebas transfer tetap sulit terbeli klub biasa atau klub kaya namun konservatif dalam mengelola pembukuannya.

Ketika raksasa-raksasa seperti Barcelona, Real Madrid dan Juventus, hati-hati berhitung karena tak ingin neraca semakin goyah, PSG dengan gampangnya menggaet Sergio Ramos, Gianluigi Donnarumma dan Georginio Wijnaldum.

Terakhir mereka menyambar Messi begitu kesempatan baru nongol di depan pintu, laksana singa lapar melihat mangsa. Kekuatan keuangannya sungguh mengerikan, tak kering dihisap pandemi, mengalir tak mengenal musim.

Keadaan itu mungkin karena tak seperti kebanyakan klub sepak bola profesional Eropa, City dan PSG pada dasarnya dimiliki negara.

Mereka memang milik pemerintah Uni Emirat Arab dan Qatar lewat lengan-lengan investasinya yang juga tak hanya mencengkeram kedua klub sepak bola besar Eropa itu.

Membeli Manchester City pada 2008 dari Thaksin Shinawatra yang dikudeta militer sehingga bukan saja tanggal dari jabatan perdana menteri Thailand tapi juga membuat asset-assetnya terbekukan, Abu Dhabi United Group (ADUG) mempermak Man City menjadi klub kelas atas seperti dikenal saat ini.

ADUG adalah perusahaan ekuitas swasta Uni Emirat Arab (UEA) yang dimiliki Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan dari keluarga kerajaan Abu Dhabi dan sekaligus Menteri Urusan Kepresidenan UEA.

UEA adalah federasi tujuh keemiran yang terdiri dari Abu Dhabi yang menjadi ibu kotanya, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras Al Khaimah, Sharjah, dan Umm Al Quwain.

ADUG lalu menjadi bagian grup induk City Football Group Limited (CFG) dengan menguasai 78 persen saham. Sedangkan 10 persen dikuasai Silver Lake dari AS dan 12 persen saham lainnya dipegang oleh dua perusahaan China, yakni China Media Capital serta CITIC Capital.

Sementara itu di Prancis, setelah berulang kali ganti kepemilikan, PSG diakuisisi penguasa atau emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani pada 2011 melalui Qatar Sports Investments (QSI) yang adalah lengan investasi negara Qatar.


Kepanjangan tangan negara

Sekalipun Nasser Al-Khelaifi memimpin QSI dan presiden PSG sejak akuisisi 2011, Al Thani adalah penentu kata akhir untuk setiap keputusan besar menyangkut PSG, termasuk saat mengontrak Messi dari transfer bebas bulan ini.

Seperti ADUG di Manchester City, QSI juga agresif menarik pemain-pemain hebat untuk bergabung, selain juga terus memoderninasi infrastruktur klub. Dan sejak awal akuisisi, QSI bertekad mengubah PSG sebagai klub yang mampu menjuarai Liga Champions.

Untuk mencapai ambisi itu, sejak musim panas 2011, PSG telah menggelontorkan 1,3 miliar euro (Rp21,8 triliun) untuk membeli bintang-bintang seperti Zlatan Ibrahimovic, David Beckham, Neymar, Kylian Mbappe dan Messi. Dan mereka pun berubah menjadi raksasa sepak bola Prancis dan Eropa.

Menurut taksiran majalah Forbes, PSG adalah klub sepak bola yang memiliki valuasi terbesar kesembilan di dunia dengan nilai 3 miliar euro (Rp50,5 triliun), sedangkan menurut Deloitte, pendapatan mereka adalah tertinggi ketujuh di dunia dengan 541 juta euro (Rp9,1 triliun).

Postur keuangannya yang kuat juga membuat PSG tak kekurangan sponsor. Nama-nama besar mulai Qatar Tourism Authority, Nike, Accor, sampai Air Jordan menempel pada mereka.

Kedua negara Teluk itu berinvestasi dalam industri sepak bola Eropa untuk memajukan soft power mereka di dunia.


PSG dan Manchester City dianggap sebagai jembatan dalam menangguk pemirsa dan penggemar di seluruh dunia yang nantinya bisa mengangkat profil negara, iklim investasi dan wajah pariwisatanya.

“Ini proses yang sudah dimulai sejak awal milenium baru dan UEA dan Qatar menjadi yang paling ambisius,” kata James Montague yang meliput sepak bola Timur Tengah seperti dikutip laman DW.

"Awalnya Dubai merupakan pihak yang berinvestasi pada bidang olahraga dan memanfaatkannya untuk tujuan politik. Tetapi krisis finansial 2008 membuat Dubai yang tak memiliki sumber daya alam di-bail out oleh Abu Dhabi."

Abu Dhabi lalu menggunakan cetak biru Dubai untuk mengakuisisi Man City sampai membawanya ke level teratas Liga Inggris.

Sementara Qatar yang belakangan masuk dunia olah raga, menggeluti dunia ini dengan mengakuisisi PSG dari perusahaan investasi Amerika Serikat Colony Capital.

Bagi pemilik-pemilik PSG dan City, dua klub ini bukan semata klub sepak bola, melainkan kepanjangan negara.

Segera setelah itu, Abu Dhabi dan Al Thani menjadi kian sengit bersaing. Abu Dhabi tak ingin tersalip Qatar, sebaliknya Qatar pun begitu.


Kian sengit bersaing

Menurut peneliti Timur Tengah dari Universitas Lancaster, Mustafa Menshawy, sekalipun Qatar sudah kembali ke pangkuan Dewan Kerjasama Teluk, persaingan antara penguasa Qatar dan UEA tak pernah surut, tetap saja melebar ke mana-mana, sampai sepak bola.

Jadi tak usah heran jika Man City dan PSG bertemu lagi seperti dalam semifinal Liga Champions April lalu, bukan lagi soal pertarungan antara Kevin de Bruyne dengan Lionel Messi atau Pep Guardiola dengan Mauricio Pochettino, tetapi juga persaingan antara Qatar dan UEA.

Kedua pemilik klub memiliki motif serupa saat mengakuisisi dua klub terkaya Eropa itu, yakni demi citra mereka.

Kedua negara kaya raya ini ingin menunjukkan siapa di antara mereka yang lebih kuat. Namun sekalipun sudah miliaran dolar AS mereka kucuran, City dan PSG masih belum sukses di kancah Eropa.

PSG mencapai final Liga Champions tahun lalu sebelum menyerah kepada Bayern Muenchen, sebaliknya Man City dijegal Chelsea dalam final Liga Champions lainnya 30 Mei lalu.

Tetapi kini PSG disebut-sebut mempunyai kans lebih besar karena memiliki Messi.

Dan rumor semakin liar saja. Ada ide menyatukan Cristiano Ronaldo dan Messi di PSG tahun depan. Sebaliknya, Ronaldo kabarnya malah ingin berlabuh di Etihad Stadium yang jika ini terjadi bakal membuat penggemar Manchester United meradang.

Meskipun demikian, persaingan UEA dan Qatar ini ada bagusnya. Mereka membuat profit dan uang tak lagi dilihat sebagai faktor utama sehingga nilai keolahragaan sepak bola menjadi lebih berbobot.

Dan ini juga terlihat ketika kedua tim menunjukkan minat yang rendah saat sejumlah klub elite Eropa membentuk Liga Super Eropa.

Man City memang bergabung, tapi seperti pemilik Chelsea Roman Abramovich yang merasa uang bukan segalanya dalam sepak bola, City menjadi salah satu pihak yang langsung memutuskan ikatan.

Bukan karena mengkhawatirkan penggemar seperti dikhawatirkan Manchester United dan Tottenham Hotspur. Tapi City mereka tak terlalu membutuhkan profit yang dijanjikan dari Liga Super Eropa.

PSG lebih ekstrem lagi. Seperti Bayern Muenchen di Jerman, mereka langsung menolak Liga Super Eropa, karena merasa tak dihimpit kesulitan uang sekalipun sejak diakuisisi Qatar tak pernah untung.

Bagi sepak bola, fakta PSG dan Man City ini membuat sepak bola menjadi kian menarik karena pemain dan sepak bola tidak terlihat terlalu sebagai sumber profit.


Sumber: Antara 

Monday, August 9, 2021

Dua Alasan Barcelona Terpaksa Lepaskan Messi

Dua Alasan Barcelona Terpaksa Lepaskan Messi

Jakarta -
Barcelona sangat ingin mempertahankan Lionel Messi dan sebaliknya pemain Argentina ini ingin tetap di Camp Nou ketika sambil berurai air mata dia menggelar konferensi pers perpisahan pada Minggu (8/8/2021).

Jadi, mengapa dia meninggalkan satu-satunya klub yang dia bela selama 17 tahun karir profesionalnya? Inilah dua jawabannya seperti dianalisis AFP.

Aturan batas gaji dari La Liga Barcelona mengaku tidak mempunyai pilihan selain melepas pemain berusia 34 tahun itu dalam status bebas transfer menyusul kontraknya sudah berakhir Juni, karena mereka kesulitan memangkas utang menggunung sebesar 1,2 miliar euro (Rp20,2 triliun).

Messi sudah bersedia gajinya dipangkas 50 persen, dan studi menunjukkan nilai komersial Messi untuk klub itu jauh melebihi gajinya yang selangit itu.

Namun, utang menggunung itu dan keharusan mematuhi batasan gaji liga Spanyol yang ketat memaksa Messi hengkang.

Klub Katalan itu menghamburkan 222 juta euro (Rp3,75 triliun) yang diterima dari PSG pada 2017 menyusul transfer Neymar dengan belanja lebih dari 100 juta euro untuk pemain-pemain seperti Philippe Coutinho, Antoine Griezmann, dan Ousname Dembele.

Presiden Joan Laporta mengakui kerugian selama musim lalu saja mencapai hampir 500 juta euro (Rp8.45 triliun) dan menandaskan dia tak mau "menggadaikan" masa depan Barca hanya demi pemain, termasuk Messi.

Klub-klub di dua divisi teratas Spanyol menelan kerugian pendapatan sebesar 2,013 miliar euro (Rp34 triliun) selama musim 2019-2020 dan 2020-2021 akibat dampak pandemi virus corona.

Aturan La Liga menyebutkan klub Spanyol dilarang melampaui batas gaji total yang telah ditetapkan oleh liga itu sendiri yang dalam kasus Barca adalah 348 juta euro (Rp5,8 triliun) selama musim lalu, itu pun turun dari 671,4 juta euro (Rp11,3 triliun) dari musim sebelumnya.

Musim lalu Barca masih dibolehkan melewati batas itu tetapi sekarang La Liga sudah tak mau menolerir penyimpangan lebih jauh.

Laporta mengakui bahwa tagihan gaji Barca dengan Messi bakal mencapai 110 persen dari pendapatan klub itu. Mempertahankan Messi akan membuat beban gaji menjadi terlalu tinggi sehingga pemain ini tak bisa dipertahankan.

Tak boleh ada kontrak baru, termasuk Messi
Sejumlah kalangan bertanya mengapa Messi, seandainya pemain ini sangat mencintai klub, tidak bisa bertahan dan bermain tanpa bayaran.

Jawabannya akan sangat menggelikan jika pemain terbaik di dunia itu mau atau harus menyetujui usul itu. Ini mustahil terjadi.

Tanpa sejalan dengan aturan batas gaji, Barcelona dilarang mendaftarkan pemain baru. Mengingat kontrak Messi sebelumnya telah berakhir Juni lalu, maka dia akan dianggap sebagai pemain baru.

Itu juga menimbulkan pertanyaan seputar rekrutan musim panas ini yang telah diumumkan klub, di mana Memphis Depay, Sergio Aguero dan Eric Garcia sudah direkrut dengan status bebas transfer dan Emerson Royal bergabung dari Real Betis.

Sejumlah kalangan mungkin bertanya mengapa La Liga tidak bisa fleksibel, mengingat Messi menjadi daya tarik global besar untuk sepak bola Spanyol.

UEFA telah melonggarkan aturan keuangan yang adil guna membantu klub yang terdampak pandemi, tetapi liga Spanyol bersikukuh tak mau memberikan kelonggaran.


Sumber: Antara

Sunday, April 18, 2021

AC Milan Sumbangkan Gaji Mario Mandzukic untuk Amal

AC Milan Sumbangkan Gaji Mario Mandzukic untuk Amal

RILIS
.NET -
Striker berkewarganegaraan Kroasia Mario Mandzukic kehilangan gajinya selama satu bulan di AC Milan karena cedera sehingga klub menawarkan untuk menyumbangkan gajinya guna kepentingan amal.

Pesepakbola berusia 34 tahun itu tiba di Milan pada Januari dan telah menandatangani kontrak selama enam bulan dengan nilai 300.000 euro per bulan.

“Sikap Mario Mandzukic ini menunjukkan bahwa dia memiliki etika profesional,” kata Presiden AC Milan Paolo Scaroni seperti dikutip AFP, Sabtu.

Menurut dia, uang tersebut selanjutnya akan disumbangkan kepada badan amal yang khusus menangani anak-anak muda.

Sementara itu, Mandzukic diperkirakan kembali tampil membela Milan hari ini, sedangkan bintang striker AC Milan lainnya Zlatan Ibrahimovic absen karena mendapatkan kartu merah.


Antara

Thursday, March 18, 2021

32 Tim Ikut Berlaga pada Ajang Turnamen Futsal Piala Bupati Rocky

32 Tim Ikut Berlaga pada Ajang Turnamen Futsal Piala Bupati Rocky

Tim Forkopimda saat memulai pertandingan Eksebisi Vs Kepala OPD, Kamis (18/3/2021)
RILIS
.NET, Aceh Timur -
Sebanyak 32 Tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkompimda dan lintas sektor ikut ambil bagian dalam ajang turnamen futsal piala bergilir Bupati Aceh Timur antar OPD tahun 2021.

Turnamen ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan imun tubuh agar lebih sehat, selain itu nantinya lapangan futsal yang berada dalam kawasan Gelanggang Olar Raga (GOR) di gedung Idi Sport Centre (ISC) ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan prestasi.

"Kegiatan ini digelar untuk mencari suasana sehat dimasa pandemi dengan cara berolahraga," kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH yang akrab disapa Rocky, saat membuka turnamen futsal antar OPD itu di lapangan futsal dalam kawasan gedung ISC, Kamis (18/3/2021).

Rocky juga menambahkan, setelah berdiskusi dengan beberapa Asisten, dan para kepala OPD, sehingga disepakati agar kegiatan itu digelar dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi dan dapat dimanfaatkan nantinya oleh masyarakat untuk berlatih demi meningkatkan prestasi.
Jadwal Pertandingan Futsal Piala Bergilir Bupati Aceh Timur
"Arena oleh raga ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakt untuk berlatih dan meningkatkan prestasi dibidang oleh raga khususnya futsal Aceh Timur sudah masuk di nasional, begitu juga dengan olah raga sepak takraw yang telah mengukir prestasi gemilang," sebut Rocky.

Untuk beberapa prestasi olahraga yang dicapai Aceh Timur ini, Rocky turut mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung oleh raga di Aceh Timur, sehingga prestasi itu dapat dicapai dengan baik.

"Atas dukungan masyarakat untuk olehraga di Aceh Timur dan dari semua pihak Alhamdulillah. Makanya hari ini juga walaupun dimasa pandemi teman-teman juga terus mengampanyekan agar tetap menjaga jarak, memakai masker dan selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun," saran Bupati Rocky.

Selain itu, tambahnya, walaupun dimasa pandemi dapat sedikit memajukan daerah. "Begitu juga dengan tempat olahraga ini jangan sempat tidak terurus, dengan adanya masyarakat yang berolahraga di tempat ini nantinya akan pasti terurus dengan baik dan masyarakatpun jadi sehat, untuk itu kegiatan ini sebagai awal dari tempat ini akan diperuntukkan kepada masyarakat yang akan melakukan aktifitas olehraga mantinya," sebut Bupati Aceh Timur ini.

Sebelumnya, ketua panitia turnamen futsal piala bergilir Bupati Aceh Timur Iskandarsyah, SE, M.AP menyebutkan, turnamen kali ini diikuti oleh 32 tim dari OPD, unsur Forkopimda dan lintas sektor lainnya.

"Panitia juga turut menyediakan sejumlah hadiah bagi para juara, diantaranya piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan," ujar Iskandarnyah dalam laporanya.

Sebelum dimulainya laga perdana hari ini Kamis, 18 Maret 2021 acara dimulai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Aceh Timur kearah gawang sebagai tanda dibukanya acara. Kemudian, dilanjutkan dengan pertandingan Eksebisi Forkopimda Vs Kepala OPD Kabupaten Aceh Timur. (rn/red)

Friday, November 13, 2020

Ahmad Yassin Siap Rebut Sabuk di Kejuaraan Kick Boxing Batam

Ahmad Yassin Siap Rebut Sabuk di Kejuaraan Kick Boxing Batam

Ahmad Yassin (Foto: Ist)
RILIS
.NET, Batam -
Petarung Tabasi Fighting Club Batam, Ahmad Yassin mengaku siap membawa pulang Sabuk juara dari Walikota Batam pada Event Kick Boxing yang akan digelar pada 14-15 November mendatang. 

Putra kelahiran Langsa Aceh ini mengatakan, ia akan berlaga di kelas 80 yang akan diselenggarakan di Mega Mall Batamcentre, Kota Batam pada Sabtu besok.

Petarung Tabasi ini mengaku tetap terfokus untuk mengalahkan lawannya pada event itu, Yassin mengaku telah rutin berlatih untuk bisa bermain prima diatas ring saat menghadapi lawannya nanti

"Saya telah rutin berlatih dan menunggu momen terbaik menumbangkan lawan saya diatas ring," kata Ahmad Yassin dengan penuh semangat. (*)

Friday, October 30, 2020

Prancis Lockdown, Kompetisi Ligue 1 Prancis Jalan Terus Tanpa Penonton

Prancis Lockdown, Kompetisi Ligue 1 Prancis Jalan Terus Tanpa Penonton

Pemain PSG, Kylian Mbappe melepaskan tendangannya dan berhasil menjebol gawang Dijon dalam Liga Prancis di Parc des Princes, Paris, Prancis, 24 Oktober 2020. REUTERS/Gonzalo Fuentes
RILIS.NET, Jakarta - Kompetisi Ligue 1 Prqncis ipastikan tetap berlanjut meski Presiden Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis kembali memberlakukan lockdown atau karantina wilayah akibat pandemi. Prancis mengambil langkah dramatis untuk menekan penyebaran virus corona dalam beberapa hari terakhir.

Langkah Prancis itu dilakukan menyusul temuan Universitas John Hopkins atas munculnya lebih dari 250 ribu kasus baru, pekan lalu. Dengan demikian, pusat bisnis dan layanan yang tidak esensial akan ditutup. Tidak seperti musim lalu, ketika kompetisi dihentikan lebih cepat. Ligue 1 2020/2021 akan tetap berjalan dengan tanpa kehadiran suporter.

“Pekan-pekan mendatang akan sulit secara ekonomi, tetapi juga pada tingkat manusia. Inilah mengapa saya ingin menegaskan kepada Anda malam ini bahwa kompetisi olahraga akan tetap berlangsung, “ ujar Menteri Olahraga Prancis Roxana Maracineanu yang dikutip Goal pada Kamis, 29 Oktober 2020.

Ia meneruskan, "Atlet papan atas dan atlet profesional akan bisa terus berlatih. Mereka juga akan dapat terus bersaing karena bepergian untuk alasan profesional diizinkan.”

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi bahwa kompetisi divisi ketiga juga akan tetap berlangsung. Selain itu, divisi teratas dari sepak bola putri dan futsal juga tetap berjalan meskipun dilakukan secara tertutup selama Prancis Lockdown

Sebaliknya, sepak bola di bawah standar itu termasuk sepak bola tingkat junior akan ditunda hingga lockdown berakhir pada 1 Desember mendatang. Namun, karantina akan diperpanjang tergantung pada situasi kesehatan di Prancis.

Pertandingan Ligue 1 antara Marseille melawan Lens, yang dijadwalkan pada Jumat besok, telah ditunda akhir pekan ini karena 11 anggota tim Lens dinyatakan positif Covid-19.


Sumber: TEMPO.CO